Rabu, 31 Juli 2013

FADHILAH KHATAM QURAN DIBULAN RAMADHAN

FADHILAH KHATAM QURAN DIBULAN RAMADHAN

Setiap muslim pasti sering mendengar bahwa bulan Ramadhan adalah bulannya Al-Quran. Karena memang sangat banyak sekali dalil yang menunjukkan hal ini.

Allah Ta’ala berfirman,
َﻥﺎَﻀَﻣَﺭ ُﺮْﻬَﺷ َﻝِﺰﻧُﺃ ﻱِﺬَّﻟﺍ ِﻪﻴِﻓ
ﻯًﺪُﻫ ُﻥﺍَﺀْﺮُﻘْﻟﺍ ِﺱﺎَّﻨﻠِّﻟ ٍﺕﺎَﻨِّﻴَﺑَﻭ َﻦِﻣ
ﻯَﺪُﻬْﻟﺍ ِﻥﺎَﻗْﺮُﻔْﻟﺍَﻭ
“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penj elasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)” QS. (Al Baqarah : 185)

Sedangkan keutamaan membaca Al-Quran sangat banyak dijelaskan,salah satunya adalah Sabda Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa salam,

ْﻦَﻣ ﺎًﻓْﺮَﺣ َﺃَﺮَﻗ ْﻦِﻣ ِﻪَّﻠﻟﺍ ِﺏﺎَﺘِﻛ ُﻪَﻠَﻓ
ٌﺔَﻨَﺴَﺣ ِﻪِﺑ ُﺔَﻨَﺴَﺤْﻟﺍَﻭ ِﺮْﺸَﻌِﺑ ﺎَﻬِﻟﺎَﺜْﻣَﺃ
ُﻝﻮُﻗَﺃ َﻻ ﻢﻟﺍ ٌﻑْﺮﺣ ٌﻒِﻟَﺃ ْﻦِﻜَﻟَﻭ ٌﻑْﺮَﺣ
ٌﻡَﻻَﻭ ٌﻢﻴِﻣَﻭ ٌﻑْﺮَﺣ ٌﻑْﺮَﺣ
“Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan “alif lam mim” satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf” ( HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)

Hal Ini dicontohkan langsung oleh Nabi Shallallahu ’alaihi wa salam. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu,

ﻥﺃ ﻥﺎﻛ ﻞﻳﺮﺒﺟ ُﺽﺮْﻌﻳ ِّﻲِﺒَّﻨﻟﺍ ﻰَﻠَﻋ
ﻰَّﻠَﺻ ِﻪْﻴَﻠَﻋ ُﻪَّﻠﻟﺍ َﻢَّﻠَﺳَﻭ َﻥﺁْﺮُﻘْﻟﺍ َّﻞُﻛ
ًﺓَّﺮَﻣ ٍﻡﺎَﻋ َﺽﺮﻌَﻓ ، ِﻦْﻴَﺗَّﺮَﻣ ِﻪْﻴَﻠَﻋ ﻲِﻓ
ِﻡﺎَﻌْﻟﺍ َﺾِﺒُﻗ ﻱِﺬَّﻟﺍ ﻪﻴﻓ
“Dahulu Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada Nabi shalallahu ‘alayhi wa sallam setiap tahun sekali (pada bulan ramadhan).

Pada tahun wafatnya Rasulullah shalallahu ‘alayi wasallam Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada beliau sebanyak dua kali (untuk mengokohkan dan memantapkannya) ” ( HR. Bukhari no.4614)

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan,

ﻥﺎﻛ ﻱﺃ ﻊﻴﻤﺟ ﻪﺳﺭﺍﺪﻳ ﺎﻣ ﻝﺰﻧ ﻦﻣ
ﻥﺁﺮﻘﻟﺍ
“yaitu mempelajari (mudarasah) semua ayat Al-Quran yang turun” ( Al-Jami’ fi Gharib Hadits, 4/64).

Praktek shalat tawarih dengan target mengkhatamkan Al-Quran selama bulan Ramadhan adalah perbuatan yang sangat baik. Satu malam shalat tarawih yang di baca satu juz. Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata,

ﻦﻜﻤﻳﻭ ﻥﺃ ﻢﻬﻔﻳ ﻦﻣ ﻚﻟﺫ ﺓﺀﺍﺮﻗ ﻥﺃ
ﺔﻠﻣﺎﻛ ﻥﺁﺮﻘﻟﺍ ﻡﺎﻣﻹﺍ ﻦﻣ ﻰﻠﻋ
ﺔﻋﺎﻤﺠﻟﺍ ﻲﻓ ﻉﻮﻧ ﻥﺎﻀﻣﺭ ﻦﻣ ﻩﺬﻫ
،ﺔﺳﺭﺍﺪﻤﻟﺍ ﻥﻷ ﻲﻓ ﺓﺩﺎﻓﺇ ﺍﺬﻫ
ﻢﻬﻟ ﻦﻋ ﻊﻴﻤﺟ ﺍﺬﻬﻟﻭ ،ﻥﺁﺮﻘﻟﺍ
ﻥﺎﻛ ﺪﻤﺣﺃ ﻡﺎﻣﻹﺍ ﻪﻠﻟﺍ ﻪﻤﺣﺭ ﺐﺤﻳ
ﻦﻤﻣ ﻢﻬﻣﺆﻳ ﻢﺘﺨﻳ ﻥﺃ ﻢﻬﺑ
،ﻥﺁﺮﻘﻟﺍ ﺍﺬﻫﻭ ﺲﻨﺟ ﻦﻣ ﻞﻤﻋ
ﻒﻠﺴﻟﺍ ﺔﺒﺤﻣ ﻲﻓ ﻉﺎﻤﺳ ﻥﺁﺮﻘﻟﺍ
ﻦﻜﻟﻭ ،ﻪﻠﻛ ﺲﻴﻟ ﺎﺒﺟﻮﻣ ﺍﺬﻫ ﻥﻷ
ﻞﺠﻌﻳ ﻰﻧﺄﺘﻳ ﻻﻭ ﻲﻓ ،ﻪﺗﺀﺍﺮﻗ ﻻﻭ
ﻯﺮﺤﺘﻳ ،ﺔﻨﻴﻧﺄﻤﻄﻟﺍﻭ ﻉﻮﺸﺨﻟﺍ ﻞﺑ
ﻱﺮﺤﺗ ﻩﺬﻫ ﻰﻟﻭﺃ ﺭﻮﻣﻷﺍ ﻦﻣ
ﺓﺎﻋﺍﺮﻣ ﺔﻤﺘﺨﻟﺍ
“dipahami dari (hadits) tersebut,bahwa Imam membaca Al-Quran seluruhnya (sampai khatam) bersama jamaah pada Bulan Ramadhan termasuk dalam mudarasah ini (yaitu mudarasah Nabi Shallallahu ’alaihi wa salam bersama malaikat Jibril alaihissalam). Oleh karena itu Imam Ahmad rahimahullah suka terhadap Imam yang mengkhatamkan Al-Quran. Ini merupakan amal para salaf yaitu mendengarkan Al-Quran seluruhnya.Akan tetapi hal ini bukan kewajiban,agar supaya bersegera dan tidak membaca secara perlahan-lahan. Ia tidak mencari kekhusyu’an dan tuma’ninah. Bahkan mencari hal ini (khusyu’ dan tuma’ninah) lebih utama daripada perhatian terhadap mengkhatamkan” (Majmu’ Fatawa bin Baz 15/324, Asy Syamilah)

Yaa Allah limpahkan rahmat-Mu terimalah amal tadarus kami dan jamaah sekalian, tutupilah kekurangan dan kekhilafan kami bila sekirannya ada bacaan atau pun ada yang belum khattam, berilah kami kemampuan memperbaiki urusan kami, karena hanya Engkaulah Yaa Allah, Robb yang maha terpuji dan memiliki kesempurnaan. Sampaikanlah kami kedalam malam lailatul Qadr dengan segala kerendahan hati, kami memohon ptertolongan-Mu , Aamiin..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

mohon dukungan komentarnya ya