KEMULIAAN DUNIA DAN
AKHIRAT DENGAN SHALAT TAHAJUD
Qiyamullail (Shalat Sunnah di malam
hari) merupakan amal sunnah yang
sangat mulia. Bahkan, Rasulullah
Shallallahu 'Alaihi Wasallam
menyebutkannya sebagai shalat sunnah
yang paling utama sesudah shalat
fardhu. Ia menjadi salah satu sebab
tsabat (keteguhan) di atas al-haq
(kebenaran). Karenanya, Allah
Subhanahu Wa Ta'ala memerintahkan
kepada Rasul-Nya agar menegakkan
qiyamullail sebelum menerima perintah-
perintah yang berat dari Allah Ta’ala.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,
ِﻢُﻗ ﺎَّﻟِﺇ َﻞْﻴَّﻠﻟﺍ ﺎًﻠﻴِﻠَﻗ ُﻪَﻔْﺼِﻧ ِﻭَﺃ ْﺺُﻘْﻧﺍ ُﻪْﻨِﻣ ﺎًﻠﻴِﻠَﻗ ْﻭَﺃ ْﺩِﺯ
ِﻪْﻴَﻠَﻋ ِﻞِّﺗَﺭَﻭ ﺎًﻠﻴِﺗْﺮَﺗ َﻥَﺁْﺮُﻘْﻟﺍ
“Bangunlah (untuk shalat) di malam hari,
kecuali sedikit (daripadanya). (Yaitu)
seperduanya atau kurangilah dari
seperdua itu sedikit atau lebih dari
seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu
dengan perlahan-lahan.” (QS. Al-
Muzzammil: 2)
Dalam ayat lain, “Sesungguhnya Kami
telah menurunkan Al Quran kepadamu
(hai Muhammad) dengan berangsur-
angsur. Maka bersabarlah kamu untuk
(melaksanakan) ketetapan Tuhanmu,
dan janganlah kamu ikuti orang yang
berdosa dan orang yang kafir di antar
mereka.Dan sebutlah nama Tuhanmu
pada (waktu) pagi dan petang. Dan
pada sebagian dari malam, maka
sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah
kepada-Nya pada bagian yang panjang
dimalam hari.” (QS. Al-Insan: 23-26)
Diberitakan oleh Ibunda ‘Aisyah
Radhiyallahu 'Anha, “Adalah Rasulullah
Shallallahu 'Alaihi Wasallam tidak pernah
meninggalkan qiyamullail. Apabila beliau
sedang sakit atau lemah maka beliau
shalat sambil duduk.” (HR. Abu Dawud)
Al-Mughirah bin Syu’bah Radhiyallahu
'Anhu berkata: Nabi Shallallahu 'Alaihi
Wasallam shalat malam sampai kedua
tumit beliau bengkak. Lalu disampaikan
kepada beliau: Kenapa engkau masih
lakukan ini, padahal Allah telah
mengampuni dosamu yang telah lalu dan
akan dating. . . kemudian beliau
menjawab, “tidak bolehkah aku menjadi
hamba yang bersyukur.” (Muttafaq
‘alaih)
Qiyamullail bukan hanya untuk diri
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam
semata. Keutamaannya juga berhak
diraih oleh para sahabat dan umatnya.
Karenanya, beliau perintahkan mereka
untuk menegakkan shalat malam.
Dari Bilal Radhiyallahu 'Anhu berkata,
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam
bersabda,
ِﻡﺎَﻴِﻘِﺑ ْﻢُﻜْﻴَﻠَﻋ ِﻞْﻴَّﻠﻟﺍ ُﻪَّﻧِﺈﻓ ُﺏْﺃَﺩ َﻦﻴِﺤِﻟﺎَّﺼﻟﺍ ،ْﻢُﻜَﻠْﺒَﻗ
ﻰﻟِﺇ ٌﺔَﺑْﺮُﻗﻭ ِﻪَّﻠﻟﺍ ،ﻰﻟﺎﻌﺗ ِﻦَﻋ ٌﺓﺎَﻬْﻨِﻣﻭ ،ِﻢﺛﻹﺍ ٌﺮﻴِﻔْﻜَﺗﻭ
ِﺕﺎَﺌِّﻴَّﺴﻠِﻟ
“Kerjakanlah shalat malam,
sesungguhnya shalat malam adalah
kebiasaan orang-orang shaleh sebelum
kalian, sebagai sarana mendekatkan
diri kepada Allah Ta’ala, menjadi
penghalang dari perbuatan dosa, dan
menghapuskan kesalahan.” (Dikeluarkan
oleh Imam At-Tirmidi, Al-Hakim
(1/308) dan Al-Baihaqi (dalam Al-
Sunnan al-Kubra 2/502. Dishahihkan
oleh Al-Hakim dan disepakati oleh Al-
Dzahabi, serta di-Hasankan oleh Al-
Hafidz Al-‘Iraaqi dalam Takhrij Al-Ihya’
1/321)
Dalam sabda beliau yang lain,
ﺎَﻬُّﻳَﺃ ُﺱﺎَّﻨﻟﺍ ﺍﻮُﺸْﻓَﺃ َﻡﺎَﻠَّﺴﻟﺍ َﻡﺎَﻌَّﻄﻟﺍ ﺍﻮُﻤِﻌْﻃَﺃَﻭ ﺍﻮُّﻠَﺻَﻭ
ُﺱﺎَّﻨﻟﺍَﻭ ٌﻡﺎَﻴِﻧ َﺔَّﻨَﺠْﻟﺍ ﺍﻮُﻠُﺧْﺪَﺗ ٍﻡﺎَﻠَﺴِﺑ
“Wahai manusia, tebarkanlah salam,
berilah makanan, dan shalatlah di saat
manusia tidur niscaya kami sekalian
akan masuk surga dengan
kesejahteraan.” (HR. Al-Tirmidzi, Ibnu
majah, Ahmad, dan lainnya)
Dapat dsiimpulkan bahwa shalat malam
menjadi ciri khas orang-orang shalih
dan menjadi sifat yang melekat pada
diri orang bertakwa yang menjadi ahli
surga. Beberapa ayat Al-Qur'an
menguatkan kesimpulan ini,
diantaranya:
Allah berfirman tentang para wali-Nya,
Ibaadurrahman (hamba-hamba pilihan
Allah Yang Mahapenyayang),
ُﺩﺎَﺒِﻋَﻭ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ ِﻦَﻤْﺣَّﺮﻟﺍ َﻥﻮُﺸْﻤَﻳ ﻰَﻠَﻋ ﺎًﻧْﻮَﻫ ِﺽْﺭَﺄْﻟﺍ ﺍَﺫِﺇَﻭ
ﺍﻮُﻟﺎَﻗ َﻥﻮُﻠِﻫﺎَﺠْﻟﺍ ُﻢُﻬَﺒَﻃﺎَﺧ ﺎًﻣﺎَﻠَﺳ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍَﻭ َﻥﻮُﺘﻴِﺒَﻳ
ْﻢِﻬِّﺑَﺮِﻟ ﺍًﺪَّﺠُﺳ ﺎًﻣﺎَﻴِﻗَﻭ
“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha
Penyayang itu (ialah) orang-orang
yang berjalan di atas bumi dengan
rendah hati dan apabila orang-orang
jahil menyapa mereka, mereka
mengucapkan kata-kata (yang
mengandung) keselamatan. Dan orang
yang melalui malam hari dengan bersujud
dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS.
Al-Furqan: 63-64)
Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala
tentang penghuni surga dari kalangan
orang-orang bertakwa dan sifat-sifat
mereka saat hidup di dunia,
َﻦﻴِﻘَّﺘُﻤْﻟﺍ َّﻥِﺇ ﻲِﻓ ٍﺕﺎَّﻨَﺟ ٍﻥﻮُﻴُﻋَﻭ َﻦﻳِﺬِﺧَﺁ ﺎَﻣ ْﻢُﻬُّﺑَﺭ ْﻢُﻫﺎَﺗَﺁ
ﺍﻮُﻧﺎَﻛ ْﻢُﻬَّﻧِﺇ َﻞْﺒَﻗ َﻚِﻟَﺫ ﺍﻮُﻧﺎَﻛ َﻦﻴِﻨِﺴْﺤُﻣ ﺎًﻠﻴِﻠَﻗ َﻦِﻣ ِﻞْﻴَّﻠﻟﺍ
ﺎَﻣ َﻥﻮُﻌَﺠْﻬَﻳ ْﻢُﻫ ﺭﺎَﺤْﺳَﺄْﻟﺎِﺑَﻭِ َﻥﻭُﺮِﻔْﻐَﺘْﺴَﻳ
“Sesungguhnya orang-orang yang
bertaqwa itu berada dalam taman-
taman (syurga) dan mata air-mata air,
sambil menerima segala pemberian Rabb
mereka. Sesungguhnya mereka sebelum
itu di dunia adalah orang-orang yang
berbuat kebaikan. Dahulu di dunia
mereka sedikit sekali tidur di waktu
malam. Dan selalu memohon ampunan di
waktu sahur (menjelang fajar).Dan
selalu memohonkan ampunan diwaktu
pagi sebelum fajar.” (QS. Adz-Dzariyat:
17-18)
dalam dunia yang makin berkembang mari kita berbagi informasi mengenai ISLAM,berbagi ilmu agama agar bisa menjadi umat yang soleh dan soleha,semakin banyak kita mengerti tentang islam semakin kita tau betapa indahnya memeluk agama islam.Ayo berbagi bersama blog ini mengenai islam kita belaja dan berbagi informasi tentang islam..alhamdulillah atas dukungan pengunjung
Rabu, 05 Maret 2014
Kemuliaan dunia n akirat
Dzikir untuk jadi kaya
DZIKIR UNTUK KEKAYAAN DI SYURGA
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah menjelaskan keutamaan kalimat zikir ini kepada Abu Musa al-Asy'ari,
ﺎَﻳ َﺪْﺒَﻋ َﻦْﺑ ِﻪَّﻠﻟﺍ ْﻞُﻗ ٍﺲْﻴَﻗ ﺎَﻟ ﺎَﻟَﻭ َﻝْﻮَﺣ َﺓَّﻮُﻗ ﺎَّﻟِﺇ ِﻪَّﻠﻟﺎِﺑ
ﺎَﻬَّﻧِﺈَﻓ ْﻦِﻣ ٌﺰْﻨَﻛ ِﺯﻮُﻨُﻛ ِﺔَّﻨَﺠْﻟﺍ ْﻭَﺃ ﺎَﻟَﺃ َﻝﺎَﻗ َﻚُّﻟُﺩَﺃ ﻰَﻠَﻋ
ٍﺔَﻤِﻠَﻛ ٌﺰْﻨَﻛ َﻲِﻫ ْﻦِﻣ ِﺯﻮُﻨُﻛ ِﺔَّﻨَﺠْﻟﺍ َﻝْﻮَﺣ ﺎَﻟ ﺎَﻟَﻭ ﺎَّﻟِﺇ َﺓَّﻮُﻗ
ِﻪَّﻠﻟﺎِﺑ
"Wahai Abdullah bin Qais (nama Abu Musa), ucapkan Laa Haula Wa Laa Quwwata Illaa Billaah. Sesungguhnya itu adalah salah satu kekayaan yang tersimpan di surga." Atau beliau mengatakan: "Tidakkah kamu mau aku tunjuki salah satu harta simpanan di surga? Laa Haula Wa Laa Quwwata Illaa Billaah’.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Amalan dan doa setelah sholat witir
AMALAN SETELAH SHALAT WITIR
Disunnahkan ketika sehabis salam shalat witir kita membaca tasbih,Subhanal Malikil Quddus. Ini
didasarkan kepada hadits Ubay bin
Ka’ab Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata:
ُﻝﻮُﺳَﺭ َﻥﺎَﻛ ِﻪَّﻠﻟﺍ ُﻪَّﻠﻟﺍ ﻰَّﻠَﺻ ِﻪْﻴَﻠَﻋ َﻢَّﻠَﺳَﻭ ُﺃَﺮْﻘَﻳ ﻲِﻓ
ْﺢِّﺒَﺴِﺑ ِﺮْﺗِﻮْﻟﺍ َﻢْﺳﺍ َﻚِّﺑَﺭ ﻰَﻠْﻋَﺄْﻟﺍ ﻲِﻓَﻭ ِﺔَﻌْﻛَّﺮﻟﺍ ِﺔَﻴِﻧﺎَّﺜﻟﺍ
ْﻞُﻘِﺑ ﺎَﻳ ﺎَﻬُّﻳَﺃ َﻥﻭُﺮِﻓﺎَﻜْﻟﺍ ِﺔَﺜِﻟﺎَّﺜﻟﺍ ﻲِﻓَﻭ ْﻞُﻘِﺑ َﻮُﻫ ُﻪَّﻠﻟﺍ
ٌﺪَﺣَﺃ ﺍَﺫِﺈَﻓ َﻢَّﻠَﺳ َﻝﺎَﻗ َﻥﺎَﺤْﺒُﺳ ِﻚِﻠَﻤْﻟﺍ ِﺱﻭُّﺪُﻘْﻟﺍ َﺙﺎَﻠَﺛ
ٍﺕﺍَّﺮَﻣ
“Adalah Rasulullah membaca dalam Shalat Witir dengan ْﺢِّﺒَﺳ َﻢْﺳﺍ َﻚِّﺑَﺭ ﻰَﻠْﻋَﺄْﻟﺍ
(surat Al-A’la), pada rakaat kedua membaca: ْﻞُﻗ ﺎَﻳ ﺎَﻬُّﻳَﺃ َﻥﻭُﺮِﻓﺎَﻜْﻟﺍ (Surat Al- Kaafirun), dan pada rakaat ketiga dengan membaca: َﻮُﻫ ْﻞُﻗ ُﻪَّﻠﻟﺍ ٌﺪَﺣَﺃ (Surat al-Ikhlash). Apabila beliau sudah salam, beliau membaca: َﻥﺎَﺤْﺒُﺳ ِﻚِﻠَﻤْﻟﺍ ِﺱﻭُّﺪُﻘْﻟﺍ
(Subhanal Malikil Quddus)
sebanyak tiga kali.” (HR. Abu Dawud, Al-Nasai Ibnu Majah. Shahih Al-Nasai no. 1739)
Dalam tambahan oleh Imam Daaruquthni dengan sanad Shahih: ُّﺏَﺭ ِﺔَﻜِﺋﺎَﻠَﻤْﻟﺍ ِﺡْﻭُّﺮﻟﺍَﻭ
(Rabbul Malaaikati Warruuh).
Dari jalur Abdurrahman bin Abza,dari bapaknya terdapat tambahan, “Dan beliau meninggikan suaranya pada bacaan yang terakhir.” Sehingga ringkasnya, pada bacaan yang ketiga ditinggikan dan dipanjangkan suaranya dengan tambah bacaan Rabbul Malaaikati Warruuh.
(Diringkaskan dari Hisnul Muslim, pada Bab: Dzikir ‘Uqbas Salam Minal Witri, lihat juga Zaadul Ma’ad yang telah di tahqiq Syu’aib Al-Arnauth dan Abdul Qadir Al-Nauth: 1/337)
Dari Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu 'Anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam membaca di akhir witirnya,
ﻲِّﻧِﺇ َّﻢُﻬَّﻠﻟﺍ ُﺫﻮُﻋَﺃ ْﻦِﻣ َﻙﺎَﺿِﺮِﺑ َﻚِﻄْﺨُﺳ ﻚِﺗﺎَﻓﺎَﻌُﻤِﺑَﻭَ
َﻚِﺘَﺑﻮُﻘُﻋ ْﻦِﻣ ُﺫﻮُﻋَﺃَﻭ َﻚِﺑ َﻚْﻨِﻣ ﺎَﻟ ﻲِﺼْﺣُﺃ َﻚْﻴَﻠَﻋ ًﺀﺎَﻨَﺛ
َﺖْﻧَﺃ َﺖْﻴَﻨْﺛَﺃ ﺎَﻤَﻛ ﻰَﻠَﻋ َﻚِﺴْﻔَﻧ
‘Allaahumma innii a’uudzu bi-ridlaaka min sakhathika, wa bi-mu’aafaatika min ‘uquubatika, wa a’uudzu bika min-ka laa uhshii tsanaa-an ‘alaika, anta kamaa atsnaita ‘alaa nafsika’
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dengan keridlaan-Mu dari kemurkaan- Mu, dengan maaf-Mu dari siksa-Mu, dan aku berlindung dengan-Mu dari-Mu. Aku tidak bisa menghitung pujian kepada-Mu sebagaimana Engkau telah memuji diri-Mu sendiri” (HR. Abu Dawud, al-Nasi, dan Ahmad)
Jumat, 31 Januari 2014
12 TRICK JITU AGAR DOA CEPAT TERKABUL
12 CARA BERDO'A AGAR CEPAT TERKABUL
Sahabat,setiap kita punya keinginan yang ingin tercapai, entah itu cita-cita, harapan, ataupun mengharapkan pasangan hidup (jodoh), ada 12 tips dalam berdo'a agar maqbul dan di ijabah.
1. Memuji Allah terlebih dahulu Dengan tahmid, takbir, tasbih, membaca asmaul husna atai doa apa saja yang isinya memuji kebesaran dan kemulian Allah. Disunahkan pula membaca Shalawat sebelum berdoa:
“Setiap do'a akan terhalangi sampai orang tersebut membaca shalawat kepada Nabi.” (HR. Thabarani.)
2. Taubat terlebih dahulu
Akui semua kesalahan yang pernah kita lakukan, Anjuran ini berdasarkan cerita dalam Al-Qur’an tentang Nabi Yunus as:
"Bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berbuat zalim.”
(QS. Al-Anbiya: 90)
3. Rendahkan diri ketika berdoa Padukan hati, akal dan sikap ketika berdoa sambil penuh khusuk, Kerendahan diri bisa kita gambarkan ketika kita memelas meminta sesuatu dengan sangat, Dan hatipun sambil menjerit agar dikabulkan.Allah Swt berfirman:
“Dan mereka berdo'a kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami.”
( QS. Al-Anbiya: 90)
4. Jelas dan tegas ketika berdo'a Janganlah berdoa dengan main-main seperti anjuran Nabi Saw:“Janganlah seseorang mengatakan dalam do'anya: Ya Allah ampunilah aku jika Engkau menghendaki, Ya Allah berikanlah rahmat kepadaku jika Engkau menghendaki, hendaklah dia teguh dalam berdo'a sebab perbuatan tersebut tidak dibenci.:
(HR. Abu Daud, Hadist Sahih)
5. Berdo'alah di setiap kondisi Banyaklah berdoa ketika dalam keadaan nyaman dan bahagia:
"Barangsiapa yang senang dikabulkan permohonannya pada saat kritis dan bahaya maka hendaklah dia memperbanyak do'a saat nyaman.”
6. Berdoalah dengan suara lembut Dan cukup di dengarkan sendiri bila berdoa sendiri.“Berdo'alah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut.”
(QS. Al’Araf: 55)
7. Mengulangi do'a tiga kali
Sebab Nabi Saw mengulangi do'anya tiga kali.(HR. Muslim)
8. Menghadap kiblat Seperti diriwayatkan oleh Bukhari bahwa Rasulullah menghadap kiblat ketika berdoa.
(HR. Bukhari)
9. Mencari waktu mustajab ketika berdoa Misalnya ketika sujud dalam sholat, di antara adzan dan iqamah, saat-saat terakhir pada hari jum'at, ketika sahur dll.
10. Memperbanyak ibadah-ibadah sunnah Setelah mengerjakan shalat wajib adalah salah satu sebab dikabulkannya do'a.
(HR. Bukhari)
11. Berwudhu sebelum berdo'a
Sebagaimana dijelaskan di dalam hadits bahwa Nabi Saw setelah selesai perang Hunain:
” Beliau minta air lalu berwudhu, kemudian mengangkat kedua tangannya; dan aku melihat putih kulit ketiak beliau”.
(Muttafaq’alaih ).
12. Berdoa dengan maksud baik Seseorang yang berdo'a harus baik dan bermanfaat seperti, disebutkan didalam kisah Nabi Musa As: "Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku".Dan mudahkanlah untukku urusanku, supaya mereka mengerti perkataanku.” (QS. Tha ha:25)
DOA MUSTAJAB
DI ANTARA DO'A-DO'A MUSTAJAB ...
Bismillah ..
1. DO'A setelah Sholat TAHAJJUD ..
2. DO'A setelah Sholat WAJIB ..
3. DO'A menjelang BERBUKA PUASA ..
4. DO'A antara ADZAN dan IQOMAD ...
5. DO'A antara DUA KHUTBAH JUM'AT ..
6. DO'A di penghujung hari JUM'AT(BA'DA ASHAR) ..
7. DO'A dikala turun HUJAN ..
8. DO'A di kala mendengar KOKOK AYAM
(Diriwayatkan ayam adalah hewan yang dapat melihat MALAIKAT/WAKTU SUBUH) ..
9. DO'A IMAM dan KHOLIFAH/PEMIMPIN yang ADIL ...
10. DO'A orang yang TERDZOLIMI ...
11. DO'A ORANG TUA kepada ANAKNYA ..
" ADA PUN ORANG YANG DI DO'AKAN OLEH PARA MALAIKAT." ..
1. Orang yang selalu BERSHALAWAT ..
2. Orang yang berada di SHAF terdepan dalam SHOLAT ..
3. Orang yang MERAPAT dan MELURUSKAN SHAF SHOLAT ..
4. WANITA yang HAMIL ..
5. WANITA yang MERAWAT ANAKNYA ..
6. Orang yang MENDO'AKAN ORANG LAIN ..
7. Orang yang DUDUK MENUNGGU SHOLAT, ..
8. Orang yang TIDUR dalam keadaan SUCI ...
9. Orang yang membesuk ORANG SAKIT ..
Sahabatku, ..
Jangan pernah berhenti berdo'a karena dengan berdo'a kita akan merasa dekat dengan ALLAH ..
Semoga rahmat ALLAH senantiasa menyertai kita, dan semoga Allah mengabulkan doa dan hajat kita..
Aamiin ..
Ya Allah,
Ampunilah semua dosa-dosa kami,
baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami,
ramahtilah kami,
berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat. Aamiin
(Cantumkan jika ada doa khusus, agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)
Silahkan komentar dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca tausiah ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dan membagikan tausiah ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin
Minggu, 10 November 2013
DOA AGAR TIDAK RAGU DALAM MEMILIH PASANGAN
DO'A AGAR TIDAK RAGU DALAM MEMILIH PASANGAN
Saudaraku fillah..
mohon Aamiinkan Do'a Ini,semoga doa kita diijabah ALLAH,Dan semoga Doa ini juga Doa antum semuanya Aamiin..
Ya Allah, Ya Rabbi
Pemilik langit dan bumi ini..
Engkaulah penguasa alam semesta ini..
Hamba Lemah tanpaMu
Ya Allah, Hamba adalah makhluk yg lemah tanpa pertolonganMu..
Ya Allah, Ya Rahman..
Hamba ingin mendapatkan jodoh
yg terbaik Ya Allah,Hamba tidak menuntut kesempurnaan,..
Hamba hanya ingin pasangan yg mampu mendekatkan diri hamba
kepadaMu..
Hamba ingin mendapatkan pasangan yang mampu agar lebih
mencintaiMu
Ya Allah...
Hamba yakin pilihanMu adalah pilihan yang terbaik..
Ya Allah Ya Rabb
Jika memang dia baik untukku,maka satukanlah aku dengannya..Tetapi jika memang dia buruk untukku,maka jauhkanlah aku
dengannya..
Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin..
Ikhtiar,tawakal,dan tetap istiqomah apa pun keputusan Allah itu yang terbaik buat antum semua yang saat ini dalam penantian dan ingat.....
lakukan shalat istikharah agar lebih mantap lagi dengan pilihanmu....
Semoga bermanfaat,salam
santun....
keep spirit tuk menjemput jodohmu
Senin, 07 Oktober 2013
DoA KeLuar RumaH
Jika seseorang keluar rumah mengucapkan :
" Bismillah tawakkaltu 'alallah, laa hawlah wa laa quwata illabillah."
Maka dikatakan ketika itu :
"Engkau diberi petunjuk, dicukupkan dan di jaga"
Setan pun akan menyingkir darinya.. Setan yg lain akan mengatakan :
" Bagaimana mungkin engkau bisa mengganggu seseorang yg telah mendapat petunjuk, kecukupan dan penjagaan"
(HR. Abu Daud dan Tarmidzi)
Jumat, 30 Agustus 2013
DOA NABI ADAM DAN NABI QIDIR
DOA NABI ADAM DAN NABI KHIDIR SERTA SEBUAH FAEDAH
ﻢﺴﺑ ﻪﻠﻟﺍ ﻦﻤﺣﺮﻟﺍ ﻢﻴﺣﺮﻟﺍ
ﺀﺎﻋﺩ ﻲﺒﻧ ﻡﺩﺁ ﻪﻠﻟﺍ ﻪﻴﻠﻋ ﻡﻼﺴﻟﺍ
Doa Nabi Adam – semoga salam tetap atas beliau –
َّﻢُﻬَّﻠﻟَﺍ َﻚَّﻧِﺇ ُﻢَﻠْﻌَﺗ ْﻱِّﺮِﺳ ُﻢَﻠْﻌَﺗَﻭ ،ْﻲِﺗَﺭِﺬْﻌَﻣ ْﻞَﺒْﻗﺎَﻓ ْﻲِﺘَﻴِﻧَﻼَﻋَﻭ
ْﻲِﺘَﺟﺎَﺣ ُﻢَﻠْﻌَﺗَﻭ ،ْﻲِﻟْﺆُﺳ ْﻲِﻨَﻄْﻋَﺄَﻓ ﺎَﻣ ْﻲِﺴْﻔَﻧ ْﻲِﻓ ْﻲِﻟْﺮِﻔْﻏﺎَﻓ
،ْﻲِﺒْﻧَﺫ َّﻢُﻬَّﻠﻟَﺍ ْﻲِّﻧِﺇ َﻚُﻟَﺄْﺳَﺃ ﺎًﻧﺎَﻤْﻳِﺇ ﺎًﻤِﺋﺍَﺩ ُﺮِﺷﺎَﺒُﻳ ،ْﻲِﺒْﻠَﻗ
َﻚُﻟَﺄْﺳَﺃَﻭ ﺎًﻨْﻴِﻘَﻳ ﺎًﻗِﺩﺎَﺻ ﻰَّﺘَﺣ ُﻪَّﻧَﺃ َﻢَﻠْﻋَﺃ ْﻦَﻟ ْﻲِﻨَﺒْﻴِﺼُﻳ َّﻻِﺇ ﺎَﻣ
ُﻪَﺘْﺒَﺘَﻛ ،َّﻲَﻠَﻋ ﺎَﻤِﺑ ﺎَﺿِّﺮﻟﺍَﻭ ْﻲِﻟ ُﻪَﺘْﻤَﺴَﻗ ﺎَﻳ ﺍَﺫ ِﻝَﻼَﺠْﻟﺍ
ِﻡﺍَﺮْﻛِﻹْﺍَﻭ.
Artinya:
Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Tahu keadaaan batin dan zahirku, maka terimalah alasanku, dan Engkau Maha Tahu akan hajat / keperluanku maka berilah aku segala permintaanku, dan Engkau Maha Tahu akan apa yang ada dalam diriku maka ampunilah dosaku.Ya Allah, aku memohon kepada-Mu iman yang langgeng yang selalu melekat pada hatiku, dan aku memohon keyakinan yang sunguh-sungguh hingga aku tahu bahwa tidak akan menimpaku kecuali apa-apa yang telah Engkau tetapkan kepadaku, dan aku memohon kerelaan atas apa yang Engkau bagikan kepadaku, wahai Yang Maha memiliki keagungan dan kemuliaan.
(dalam kitab Al-Maslakul Qoriib karya Al-Habib Thohir bin Husain bin Thohir terdapat tambahan seperti di bawah ini):
َّﻢُﻬَّﻠﻟَﺍ ْﻞِﻃَﺃ ْﻱِﺮْﻤُﻋ ﻲِﻓ َﻚِﺘَﻓِﺮْﻌَﻣَﻭ َﻚِﺘَﻋﺎَﻃ ْﺄَﻠْﻣﺍَﻭ َﻦِﻣ ْﻲِﺒْﻠَﻗ
ِﻦْﻴِﻘَﻴْﻟﺍ ﺎَﻣ ُﻥْﻮُﻬَﺗ ِﻪِﺑ ُﺐِﺋﺎَﺼَﻣ ْﻥِّﻮَﻫَﻭ ﺎَﻴْﻧُّﺪﻟﺍ َّﻲَﻠَﻋ َﺓَﺮْﻜَﺳ
ْﻢِﺘْﺧﺍَﻭ ِﺕْﻮَﻤْﻟﺍ ﻰَﻨْﺴُﺤْﻟﺎِﺑ ْﻲِﻟ ْﻲِﻨْﻗُﺯْﺭﺍَﻭ َﺔَﻘَﻓﺍَﺮُﻣ ٍﺪَّﻤَﺤُﻣ َﻚِّﻴِﺒَﻧ
ﻰَّﻠَﺻ ُﻪﻠﻟﺍ َﻢَّﻠَﺳَﻭ ِﻪْﻴَﻠَﻋ ِﺓَﺮِﺧﻵْﺍ ﻲِﻓ ﻲِﻓ ِﺔَّﻨَﺟ ِﺪْﻠُﺨْﻟﺍ
ْﻲِﻨْﻤِّﻌَﻧَﻭ ِﺮَﻈَّﻨﻟﺍ ِﺓَّﺬَﻠِﺑ َﻚِﻬْﺟَﻭ ﻰَﻟِﺇ ِﻢْﻳِﺮَﻜْﻟﺍ
Artinya:
Ya Allah, panjangkanlah umurku dalam ketaatan kepada-Mu dan mengenal-Mu, dan penuhilah hatiku dengan keyakinan yang mana dengannya menjadi ringanlah segala musibah dunia , dan ringankanlah atasku sekaratul maut, dan tutuplah usiaku dengan keadaan yang terbaik, dan rezqikanlah aku pertemanan dengan Nabi-Mu Muhammad – semoga Allah selalu melimpahkan salawat dan salam – di akhirat dalam surga khuldi dan berilah aku nikmat dengan memandang ‘wajah’-Mu yang mulia.
Keterangan:
Diriwayatkan oleh Aisyah – semoga Allah meridhoinya – bahwa ketika Allah berkehendak untuk menerima taubat Nabi Adam, beliau tawaf mengelilingi ka’bah 7 kali kemudian beliau salat dua rakaat lalu membaca doa di atas.
Kemudian Allah mewahyukan kepada Nabi Adam: “Aku telah ampuni engkau, dan tidaklah seorang dari keturunanmu yang membaca doa seperti yang engkau baca itu kecuali Aku akan mengampuni dosanya, aku singkap segala keluh kesahnya,dan aku cabut kefakira dari hadapannya, dan aku akan berniaga untuknya dibalik segala para saudagar, dan dunia akan datang kepadanya mau atau tidak mau, walaupun ia tidak menginginkannya.”[1]
ِﺝَﺮَﻔْﻟﺍ ُﺀﺎَﻋُﺩ ﻭَﺃ ِﺮِﻀَﺨﻟﺍ ُﺀﺎَﻋُﺩ ﻪﻴﻠﻋ ﻡﻼﺴﻟﺍ
Doa Kelapangan atau Doa Nabi Khidhir
– semoga salam tetap terlimpah atas beliau[2] –
َﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺎَﻤَﻛ ْﻲِﻓ َﺖْﻔَﻄَﻟ َﻥْﻭُﺩ َﻚِﺘَﻤَﻈَﻋ ،ِﺀﺎَﻔَﻄُّﻠﻟﺍ َﺕْﻮَﻠَﻋَﻭ
َﻚِﺘَﻤَﻈَﻌِﺑ َﺖْﻤِﻠَﻋَﻭ ،ِﺀﺎَﻤَﻈُﻌْﻟﺍ ﻰَﻠَﻋ ﺎَﻣ َﻚِﺿْﺭَﺃ َﺖْﺤَﺗ َﻚِﻤْﻠِﻌَﻛ
ﺎَﻤِﺑ ُﺱِﻭﺎَﺳَﻭ ْﺖَﻧﺎَﻛَﻭ ،َﻚِﺷْﺮَﻋ َﻕْﻮَﻓ ِﺔَﻴِﻧَﻼَﻌْﻟﺎَﻛ ِﺭْﻭُﺪُّﺼﻟﺍ
،َﻙَﺪْﻨِﻋ ِّﺮِّﺴﻟﺎَﻛ ِﻝْﻮَﻘْﻟﺍ ُﺔَﻴِﻧَﻼَﻋَﻭ َﺩﺎَﻘْﻧﺍَﻭ ،َﻚِﻤْﻠِﻋ ْﻲِﻓ ٍﺀْﻲَﺷ ُّﻞُﻛ
َﻊَﻀَﺧَﻭ َﻚِﺘَﻤَﻈَﻌِﻟ ْﻱِﺫ ُّﻞُﻛ ٍﻥﺎَﻄْﻠُﺳ ،َﻚِﻧﺎَﻄْﻠُﺴِﻟ ُﺮْﻣَﺃ َﺭﺎَﺻَﻭ
ﺎَﻴْﻧُّﺪﻟﺍ ِﺓَﺮِﺧﻵْﺍَﻭ ْﻞَﻌْﺟِﺍ ،َﻙِﺪَﻴِﺑ ْﻦِﻣ ْﻲِﻟ ٍّﻢَﻫ ِّﻞُﻛ ُﺖْﻴَﺴْﻣَﺃ /
[3]ُﺖْﺤَﺒْﺻَﺃ ِﻪْﻴِﻓ ﺎًﺟَﺮَﻓ .ﺎًﺟَﺮْﺨَﻣَﻭ َّﻢُﻬَّﻠﻟَﺍ َﻙَﻮْﻔَﻋ َّﻥِﺇ ْﻦَﻋ
،ْﻲِﺑْﻮُﻧُﺫ َﻙَﺯُﻭﺎَﺠَﺗَﻭ ،ْﻲِﺘَﺌْﻴِﻄَﺧ ْﻦَﻋ َﻙَﺮْﺘَﺳَﻭ ﻰَﻠَﻋ ِﺢْﻴِﺒَﻗ
ْﻲِﻨَﻌَﻤْﻃَﺃ ،ْﻲِﻠَﻤَﻋ َﻚَﻟَﺄْﺳَﺃ ْﻥَﺃ ﺎَﻣ َﻻ ﺎَّﻤِﻣ ُﻪُﺒِﺟْﻮَﺘْﺳَﺃ ُﺕْﺮَّﺼَﻗ
،ِﻪْﻴِﻓ َﻙْﻮُﻋْﺩَﺃ ،ﺎًﻨِﻣﺁ ،ﺎًﺴِﻧْﺄَﺘْﺴُﻣ َﻚُﻟَﺄْﺳَﺃَﻭ ُﻦِﺴْﺤُﻤْﻟﺍ َﻚَّﻧِﺇَﻭ َّﻲَﻟِﺇ
ُﺀْﻲِﺴُﻤْﻟﺍ ﺎَﻧَﺃَﻭ ﻰَﻟِﺇ ﺎَﻤْﻴِﻓ ْﻲِﺴْﻔَﻧ ْﻲِﻨْﻴَﺑ ،َﻚَﻨْﻴَﺑَﻭ ُﺩَّﺩَﻮَﺘَﺗ َّﻲَﻟِﺇ
َﻊَﻣ َﻚِﺘَﻤْﻌِﻨِﺑ َﻙﺎَﻨِﻏ ،ْﻲِّﻨَﻋ ُﺾَّﻐَﺒَﺗَﺃَﻭ َﻚْﻴَﻟِﺇ َﻊَﻣ ْﻲِﺻﺎَﻌَﻤْﻟﺎِﺑ
ْﻱِﺮْﻘَﻓ ِﻦِﻜَﻟَﻭ ،َﻚْﻴَﻟِﺇ ُﺔَﻘِّﺜﻟﺍ َﻚِﺑ ْﻲِﻨْﺘَﻠَﻤَﺣ ِﺓَﺀﺍَﺮَﺠْﻟﺍ ﻰَﻠَﻋ
ْﺪُﻌَﻓ ،َﻚْﻴَﻠَﻋ َﻚِﻠْﻀَﻔِﺑ َﻚِﻧﺎَﺴْﺣِﺇَﻭ َّﻲَﻠَﻋ ْﺐُﺗَﻭ َﻚَّﻧِﺇ َّﻲَﻠَﻋ َﺖْﻧَﺃ
ُﺏﺍَّﻮَّﺘﻟﺍ ُﻢْﻴِﺣَّﺮﻟﺍ .
Artinya: Ya Allah, sebagaimana Engkau bersikap lemah lembut dalam keagungan- Mu melebihi segala yang lemah lembut, dan Engkau Maha Tinggi degan kegungan-Mu atas segala yang agung, dan Engkau Maha Mengetahui apa yang aada di dalam buni-Mu sebagaimana Engkau mengetahui apa yang ada di atas ‘arsy-Mu, dan bisikan hati di sisi-Mu sama seperti ucapan terang-terangan, dan ucapan terang- terangan sama di sisi-Mu dengan bisikan hati, dan tunduklah segala sesuatu kepada keagungan-Mu, dan merendahlah segala yang memiliki kekuasaan kepada kekuasaan-Mu, dan jadilah perkara dunia dan akhirat berada di tangan-Mu, jadikanlah bagiku dari segala keluh-kesah yang menimpaku pada sore / pagi hari kelapangan dan jalan keluar darinya. Ya Allah, sesungguhnya kemaafan-Mu atas dosa-dosaku, dan penghapusan-Mu atas semua kesalahanku, dan penutupan-Mu atas perbuatan burukku, kesemuanya itu mendorongku untuk memohon kepada-Mu apa-apa yang aku tak pantas menerimanya dari apa-apa yang aku teledor padanya, aku memohon kepada-Mu dalam keadaan aman, dan aku meminta kepada-Mu denga keadaan rasa senang hati, sedangkan Engkau adalah selalu berbuat baik kepadaku, dan aku selalu berbuat jahat terhadap diriku sendiri dalam masalah yang menyangkut hubungan aku dengan Engkau, Engkau selalu membuatku menyayangi-Mu dengan senantiasa memberi nikmat-Mu kepadaku meskipun Engkau tidak membutuhkan aku, dan aku selalu membuat-Mu murka dengan bermaksiat kepada-Mu, akan tetapi kepercayaanku kepada-Mu membawaku untuk berani (memohon) kepada-Mu, maka jenguklah aku dengan karunia dan kebaikan-Mu kepadaku, dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat, lagi Maha Penyayang.
Keterangan: Diriwayatkan bahwa
barangsiapa yang membaca doa tersebut pagi dan sore maka akan gugurlah dosa-dosanya, dan langgenglah kebahagiaannya, dihapuskanlah segala kesalahannya, dikabulkan doanya,diluaskan rezqinya, diberikan segala cita-citanya, ditolong atas segala musuhnya,dan ditulis di sisi Allah sebagai seorang shiddiq (yang amat tinggi / kuat keimanannya), dan tidaklah ia mati kecuali dalam keadaan syahid.
Sebuah Faedah Dikatakan oleh Asy-Syeikh Al-Bujairimiy dari As-Sayyid Ahmad Zarruq:
“Diriwayatkan dalam sebuah hadits bahwa barang siapa yang membaca antara terbit fajar dengan salat fardhu subuh bacaan berikut:
َﻥﺎَﺤْﺒُﺳ ِﻪﻠﻟﺍ ِﻢْﻴِﻈَﻌْﻟﺍ َﻥﺎَﺤْﺒُﺳ ،ِﻩِﺪْﻤَﺤِﺑَﻭ ْﻦَﻣ َﻻَﻭ ُّﻦُﻤَﻳ ُّﻦَﻤُﻳ
،ِﻪْﻴَﻠَﻋ َﻥﺎَﺤْﺒُﺳ ْﻦَﻣ َﻻَﻭ ُﺮْﻴِﺠُﻳ ُﺭﺎَﺠُﻳ ،ِﻪْﻴَﻠَﻋ َﻥﺎَﺤْﺒُﺳ َﻻ ْﻦَﻣ ُﺃَﺮْﺒُﻳ
َﻦِﻣ ِﺓَّﻮُﻘْﻟﺍَﻭ ِﻝْﻮَﺤْﻟﺍ َﻥﺎَﺤْﺒُﺳ ،ِﻪْﻴَﻟِﺇ َّﻻِﺇ ِﻦَﻣ ُﺢْﻴِﺒْﺴَّﺘﻟﺍ ُﻪْﻨِﻣ ًﺔَّﻨِﻣ
ﻰَﻠَﻋ َﺪَﻤَﺘْﻋﺍ ِﻦَﻣ َﻥﺎَﺤْﺒُﺳ ،َﻪْﻴَﻠَﻋ ْﻦَﻣ ُﺢِّﺒَﺴُﻳ ٍﺀْﻲَﺷ ُّﻞُﻛ
،ِﻩِﺪْﻤَﺤِﺑ َﻚَﻧﺎَﺤْﺒُﺳ َﻻ َﻪَﻟِﺇ َﺖْﻧَﺃ َّﻻِﺇ ﺎَﻳ ْﻦَﻣ ُﺢِّﺒَﺴُﻳ ُﻪَﻟ ُﻊْﻴِﻤَﺠْﻟﺍ
َﻙِﻮْﻔَﻌِﺑ ْﻲِﻨْﻛَﺭﺍَﺪَﺗ ٌﻉْﻭُﺰَﺟ ِﻲِّﻧِﺈَﻓ .
Artinya: Maha Suci Allah Yang Maha Agung dan bagi-Nya segla puji, Maha Suci Allah Dzat Yang Maha Memberi dan tidak diberi, Maha Suci Allah Dzat Yang menolong dan tidak ditolong, Maha Suci Allah Dzat Yang tidak daya upaya dan kekuatan hanya dari-Nya, Maha Suci Allah Dzat Yang mana tasbih merupakan pemberian dari-Nya kepada orang yang selalu berpegang kepada-Nya, Maha Suci Allah Dzat Yang mana segala sesuatu bertasbih dengan memuji-Nya, Maha Suci Engkau yang mana tiada Tuhan selain Engkau, wahai Dzat Yang mana segala sesuatu bertasbih kepada-Nya,selamatkanah aku dengan maaf-Mu,sebab aku adalah makhluk yang sering berkeluh-kesah.
Kemudian ia beristighfar /memohon ampun 100 kali (dengan kalimat Astaghfirulloh atau Astaghfirullohal ‘Azhiim atau semacamnya), maka tidaklah sampai 40 hari kecuali dunia dan segala isinya akan datang kepadanya dengan izin Allah[4]. Semua itu dengan syarat taqwa kepada Allah dan keyakinan yang kuat kepada kekuasaan Allah. Yakni melaksanakan segala perintah-Nya (baik yang wajib maupun yang sunnah) dan meninggalkan segala larangan-Nya (baik yang haram maupun yang makruh).
[1] Dikutip dari Ichyaa’ ‘Uluumid Diin karya Al-Imam Al-Ghozzaliy jilid 1 halaman 319,dan Al-Maslakul Qoriib karya Al-Habib Thohir bin Husain bin Thohir, halaman 75 – 76. (penulis dan penerjemah)
[2] Tersebut dalam Ichyaa’u ‘ulumiddiin karya Al-Imam Al-Ghozzaliy jilid 2 halaman 347, dan Al-Maslakul Qoriib halaman 66 – 67.
[3] Jika doa ini dibaca sore hari maka menggunakan kata amsaytu, sedang jika dibaca pagi hari maka hendaklah menggunakan kata ashbachtu. (penulis & penerjemah)
[4] Dikutip dari kitab Marooqil ‘Ubuudiyyah karya Asy-Syekh Nawawi Al-Banteniy Al-Jaawiy, yang merupakan syarah / komentar atas kitab Bidaayatul Hidaayah karya Al-Imam Al-Ghozzaliy,halaman 26.
SURAT ALAM NASYRAH DAN FAIDAHN YA
KEUTAMAAN SURAT ALAM NASYRAH
Surat ini termasuk Surat yang diturunkan di Mekkah (Makiyyah) Terdiri dari 8 ayat
ْﻢَﻟَﺃ َﻚَﻟ ْﺡَﺮْﺸَﻧ َﻙَﺭْﺪَﺻ
1. “Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu.”
Makna Ayat
Bukankah kami telah mengembirakan hatimu wahai Muhammad ??, dengan mengangkatmu menjadi seorang Nabi, kau mendapat petunjuk setelah sebelumnya hatimu penuh nestapa. Sekarang hatimu telah dipenuhi oleh kasih sayang, dan penuh kelembutan. Bukankah kau sekarang kau telah menjelma menjadi manusia yang paling bahagia, paling ridha, paling senang setelah sebelumnya kau mendapat banyak kesedihan, nestapa dan duka.
ﺎَﻨْﻌَﺿَﻭَﻭ َﻚﻨَﻋ َﻙَﺭْﺯِﻭ
2. “Dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu.”
Makna Ayat
Kami pun telah menghilangkan semua duka, kami pun telah mengampunimu semua dosamu baik yang lalu maupun yang akan datang. Kami telah ridha kepadamu sekaligus ampunan dan kasih sayang tercurah padamu.
ﻱِﺬَّﻟﺍ َﺾَﻘﻧَﺃ َﻙَﺮْﻬَﻇ
3. “Yang memberatkan punggungmu.”
Makna Ayat
Yaitu kebimbangan yang kau alami sebelumnya, ketika kau risau mencari jawaban sebelum kau ditunjuk menjadi seorang Nabi. Saat itu kau belum diperintah untuk melakukan ibadah dan meninggalkan semua larangan-Ku.Karena kau saat itu belum tahu apapun.
ﺎَﻨْﻌَﻓَﺭَﻭ َﻙَﺮْﻛِﺫ َﻚَﻟ
4. “Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu.”
Makna Ayat
Aku tinggikan derajatmu, dan kau bersamaKu saat ini sama-sama dipuji semua orang, baik dalam Azan, shalat maupun ketika dalam tasyahud dalam shalat.
َّﻥِﺈَﻓ َﻊَﻣ ِﺮْﺴُﻌْﻟﺍ ﺍًﺮْﺴُﻳ
5. ”Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”
Makna Ayat
Karena dalam kesulitan pasti ada kemudahan, setelah nestapa mucul kebahagiaan, setelah duka pasti datang kegembiraan. Seperti halnya setelah malam munculah cahaya siang. Karena kesulitan pastilah sirna dan tidak mungkin selamanya menetap pada diri seseorang begitu pula nestapa tidak akan bertahan selamanya.
َّﻥِﺇ َﻊَﻣ ِﺮْﺴُﻌْﻟﺍ ًﺮْﺴُﻳﺍ
6. “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”
Makna Ayat
Semua jenis kesulitan pastilah hanya satu rasa saja (yaitu sakit),sedangkan kemudahan itu akan dirasakan dua macam (yaitu kegembiraan ketika terlepas dari kesulitan itu, dan kedua adanya kegembiraan dalam hati). Dengan demikian kesulitan itu pastilah akan dikalahkan oleh kemudahan. Maka berilah kegembiraan bagai orang- orang yang dalam kesulitan, bahwa kemudahan itu pasti akan datang.
ﺍَﺫِﺈَﻓ َﺖْﻏَﺮَﻓ ْﺐَﺼﻧﺎَﻓ
7. “Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.”
Makna Ayat
A.Ketika kau selesai dalam urusan dunia, bersungguhlah kemudian dalam ibadah dan kataatan lainnya.Perbanyaklah shalat sunnat, berbuat kebajikan dan tambahlah dengan amal soleh lainnya.
B. Setelah kau selesai melaksanakan shalat, berdoalah dengan penuh kesungguhan sesudahnya.
ﻰَﻟِﺇَﻭ َﻚِّﺑَﺭ ْﺐَﻏْﺭﺎَﻓ
8. “Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”
Makna Ayat Hanya kepada Allah saja kau berharap dan buka pada selain-Nya. Banyaklah melakukan kebaikan yang dilandasi rasa senang dan cinta kepada Allah Swt.
Kesimpulan
1. Ayat ini menjelaskan kemuliaan yang diberikan Allah Swt kepada Nabi Saw, yang antara lain berupa kebahagiaan setelah sebelumnya penuh nestapa, ampunan Allah kepada Nabi Saw dari semua dosa baik yang lalu atau yg akan datang, dan diangkatnya derajat Nabi.
2. Kegembiraan bagi seorang mukmin ketika terlepas dari duka nestapa dalam rangka memperjuangkan kemuliaan agama Islam.
3. Setelah kesulitan pastilah ada kegembiraan dan ini menjadi sunatullah selamanya. Tidak ada seseorang yang terus menerus dirundung malang tanpa berkesudahan.
4. Kehidupan seorang muslim bukan untuk bermain-main, hidup tanpa arti, atau hanya berbuat keburukan saja. Hendaknya terus berbuat yang terbaik, selalu berbuat yang berarti, bermanfaat, dan selalu memberi kualitas pada hidup atau memberi manfaat dan kualitas bagi dirinya, bagi masyarakatnya dan bagi agama Islam umumnya.
Yang benar datang dari Allah dan
Rasul-nya sedangkan kesalahan adapada diri saya saja
Semoga bermanfaat
Selasa, 27 Agustus 2013
AMALAN DAN KASIAT SURAT YUSUF
nah, kali ini saya akan sedikit
berbagi ilmu dan pengetahuan kepada anda-anda sekalian tentang satu manfaat tersembunyi di dalam Al-Qur'an. Salah satunya ada di Surat Yusuf tepatnya di ayat ke empat.
Apa faedah nya?
Senin, 26 Agustus 2013
DOA YANG MUSTAJAB SAAT DILANDA KESUSAHAN
َّﻢُﻬَّﻠﻟﺍ َﻙُﺪْﺒَﻋ ﻲِّﻧِﺇ َﻙِﺪْﺒَﻋ ُﻦْﺑﺍَﻭ ُﻦْﺑﺍَﻭ َﻚِﺘَﻣَﺃ ﻲِﺘَﻴِﺻﺎَﻧ
َﻙِﺪَﻴِﺑ ٍﺽﺎَﻣ َّﻲِﻓ َﻚُﻤْﻜُﺣ ٌﻝْﺪَﻋ َﻙُﺅﺎَﻀَﻗ َّﻲِﻓ َﻚُﻟَﺄْﺳَﺃ
ِّﻞُﻜِﺑ ٍﻢْﺳﺍ َﻮُﻫ َﺖْﻴَّﻤَﺳ َﻚَﻟ ِﻪِﺑ َﻚَﺴْﻔَﻧ ُﻪَﺘْﻟَﺰْﻧَﺃ ْﻭَﺃ ﻲِﻓ
َﻚِﺑﺎَﺘِﻛ ْﻭَﺃ ُﻪَﺘْﻤَّﻠَﻋ ْﻦِﻣ ﺍًﺪَﺣَﺃ َﻚِﻘْﻠَﺧ ْﻭَﺃ َﺕْﺮَﺛْﺄَﺘْﺳﺍ ِﻪِﺑ ﻲِﻓ
ِﻢْﻠِﻋ َﻙَﺪْﻨِﻋ ِﺐْﻴَﻐْﻟﺍ َﻞَﻌْﺠَﺗ ْﻥَﺃ َﻥﺁْﺮُﻘْﻟﺍ َﻊﻴِﺑَﺭ ﻲِﺒْﻠَﻗ َﺭﻮُﻧَﻭ
ﻱِﺭْﺪَﺻ ﻲِﻧْﺰُﺣ َﺀﺎَﻠِﺟَﻭ ﻲِّﻤَﻫ َﺏﺎَﻫَﺫَﻭ
Allaahumma innii 'abduka wabnu 'abdika wabnu amatik, naashiyatii biyadik, maadlin fiyya hukmuk, 'adlun fiyya qadlaa'uk, as-aluka bikullismin huwa laka, sammaita bihi nafsaka, au anzaltahuu fii kitaabika, au 'allamtahu ahadan min khalqika, awis ta'tsarta bihii fii 'ilmil ghaibi 'indaka, an taj'alal Qur'aana rabii'a qalbii wanuura shadrii wajalaa'a huzni wa dzahaaba hammii
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba laki- laki-Mu, dan anak hamba perempuan-Mu. Ubun-ubunku berada di tangan-Mu. Hukum-Mu berlaku pada diriku. Ketetapan-Mu adil atas diriku. Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama yang menjadi milik-Mu, yang Engkau namakan diri-Mu dengannya, atau Engkau turunkan dalam Kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seorang dari makhluk-Mu, atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu ghaib yang ada di sisi-Mu, agar Engkau jadikan Al-Qur'an sebagai penyejuk hatiku, cahaya bagi dadaku dan pelipur kesedihanku serta pelenyap bagi kegelisahanku."
Doa di atas didasarkan pada hadits dari Abdullah bin Mas'ud radliyallah 'anhu ,
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
"Tidaklah seseorang tertimpa kegundahan dan kesedihan lalu berdoa (dengan doa di atas) . . . melainkan Allah akan menghilangkan kesedihan dan kegelisahannya serta menggantikannya dengan kegembiraan.
Ibnu Mas'ud berkata,
"Ada yang bertanya, 'Ya Rasulallah, bolehkah kita mempelajarinya? ' Beliau menjawab, 'Ya, sudah sepatutnya orang yangwmendengarnya untuk
mempelajarinya'. "
(HR. Ahmad dalam Musnadnya I/391, 452, Al-Hakim dalam Mustadraknya I/509, Ibnu Abi Syaibah dalam Mushannafnya VII/47, Ibnu Hibban dalam Shahihnya no. 2372, Al- Thabrani dalam Al-Mu'jam Al-Kabir no. 10198 –dari Maktabah Syamilah-. Hadits ini telah dishahihkan oleh Ibnu Taimiyah dan muridnya Ibnul Qayyim, keduanya banyak menyebutkannya dalam kitab-kitab mereka. Juga dihasankan oleh Al-Hafidz dalam Takhriij Al-Adzkaar dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam al-Kalim al Thayyib hal. 119 no. 124 dan Silsilah Shahihah no. 199.)
Apabila yang Berdoa Seorang Wanita
Bentuk lafadz doa di atas untuk mudzakar (laki-laki), Ana 'Abduka (aku hamba laki-laki-Mu), Ibnu 'Abdika Wabnu Amatik (anak laki-laki dari hamba-laki-laki-Mu dan anak laki-laki dari hamba perempuan-Mu). Kalau yang berdoa adalah laki-laki tentunya lafadz tersebut tepat dan tidak menjadi persoalan. Namun, bila yang berdoa seorang muslimah, apakah dia harus mengganti lafadz di atas dengan bentuk mu'annats (untuk perempuan), yaitu dengan Allaahumma Inni Amatuk, Ibnatu 'Abdika, Ibnatu Amatik (Ya Allah aku adalah hamba wanita-Mu, anak perempuan dari hamba laki-laki-Mu dan anak perempuan dari hamba perempuan-Mu)?
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah
rahimahullah pernah ditanya tentang seorang wanita yang mendengar doa di atas, tapi dia tetap berpegang dengan lafadz hadits. Lalu ada yang berkata padanya, ucapkan, " Allahumma Inni Amatuk . . . ." namun dia menolak dan tetap memilih lafadz dalam hadits, apakah dia dalam posisi yang benar ataukah tidak?
Kemudian beliau menjawab,
"Selayaknya dia mengucapkan dalam doanya, "Allahumma Inni Amatuk, bintu amatik . . . " dan ini adalah yang lebih baik dan tepat, walaupun ucapannya, 'Abduka, ibnu 'abdika memiliki pembenar dalam bahasa Arab seperti lafadz zauj (pasangan; bisa digunakan untuk suami atau istri-pent), wallahu a'lam."
(Majmu' Fatawa Syaikhil Islam Ibnu Taimiyah:22/488)
Syaikh Abdul 'Aziz bin Baaz rahimahullah pernah juga ditanya tentang cara berdoanya seorang wanita dengan doa tersebut. Apakah wanita itu tetap mengucapkan, "wa ana 'abduka wabnu 'abdika " (dan saya adalah hamba laki- laki-Mu dan anak laki-laki dari hamba di laki-laki-Mu) ataukah harus mengganti dengan, "Wa ana amatuk, ibnu 'andika atau bintu 'abdika"?
Beliau rahimahullah menjawab,
"Persoalan ini luas Insya Allah,Persoalan dalam masalah ini luas. Apabila wanita itu berdoa sesuai dengan hadits, tidak apa-apa.
Dan jika berdoa dengan bentuk yang ma'ruf bagi wanita, Allahumma innii amatuk, wabnutu 'abdika, juga tidak apa-apa,semuanya baik
Sabtu, 03 Agustus 2013
DOA SEORANG PRIA UNTUK DAPAT JODOH
Doa Untuk Pria Sholeh yang ingin segera menikah :
YA ROBBI HABLII MILLADUNKA ZAUJATAN THOYYIBAH AKHTUBUHA WA ATAZAWWAJ BIHA WATAKUNA SHOOHIBATAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH.
Artinya :
Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku istri yang terbaik dari sisi-Mu, istri yang aku lamar dan nikahi dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat.
Aamiin-kan doa ini yuk. Semoga yang masih sendiri cepat dapat jodoh.
dan untuk semua pembaca ketik amin ya di komentar,semoga cepat dapat jodoh
Senin, 29 Juli 2013
DOA MENGHILANGKAN GELISAH SUSAH TIDUR
Bismillahirrohmanirrohiim.
ALLAHUMMA GOOROTINNUJUUMU WA HADA ATIL 'UYUUNU WA ANTA HAYYUN QOYYUM, LA TA-KHUDZUKA SINATUWWALANAUM. YA HAYYU YA QOYYUM, AHDI-
LAILII WA NIM 'AINII
Penjelasan :
Oleh Ibnu Suni, diriwayatkan sebuah hadits bersumber dari Zaid Bin Tsabit r.a. yg pernah mengadu kepada Rasulullah Saw. bahwa dia selalu gelisah tidak dapat tidur semalam suntuk. Lalu Nabi Saw.mengajarkan do'a kepadanya dengan do'a yg sebagaimana tersebut diatas, jika hal itu terjadi kembali. setelah do'a tsb dibacanya,ternyata rasa yg senantiasa gelisah tidak dapat tidur semalaman itu dapat lenyap dan hilang tidak terjadi lagi pada malam-malam berikutnya.
Minggu, 28 Juli 2013
Doa penerang hati
Bismillahirrohmanirrohiim.
Berdo’alah kepada ALLAH Swt. hanya Orang-orang yg sombonglah yg tak mau berdo'a kepadaNya
ALLAHUMMA AKH(kho)RIJNAA MIN ZHU(zho)LUMAATIL WAHWI WA AKRIMNAA BINUURIL FAHMI WAFTah 'ALAINAA BIMA'RIFATIL 'ILMI WA haSSIN AKHLAA QONAA BILhiLMI WA SAHHIL LANAA ABWAABA FADH(dho)LIKA WAN SYUR 'ALAINAA MIN KHOZAA(mad wajib) INI RohMATIKA YAA ARhaMARROhiMIIN.
Artinya :
Yaa ALLAH, keluarkanlah kami dari kegelapan keraguan.
Dan karuniakanlah kepada kami cahaya kepahaman.
Dan bukakanlah kepada kami dengan ilmu pengetahuan.
Dan perelokanlah akhlaq kami dengan kesantunan.
Dan permudahkanlah kami pintu
anugrah karuniaMU.
Dan bentangkanlah kepada kami pintu lipatan dari gedung perbendaharaan rahmatMU, yaa Tuhan Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
PENJELASAN :
Barangsiapa yg membaca do'a tsb.dengan secara teratur pada setiap harinya, maka akan diterangkan hatinya, dan barangsiapa yg membacanya ketika akan mulai belajar,niscaya ALLAH Swt.membuka kepada hatinya.
Untuk lebih baiknya kita selalu berdo'a kepadaNya, karena kita hanyalah hamba-hambaNya yg begitu lemah tanpa Pertolongan dan RahmatNya.
Kamis, 25 Juli 2013
DOA NABI YUSUF UNTUK MENCARI JODOH
Doa Nabi Yusuf dan Keistimewaan
Doa Nabi Yusuf AS ternyata memiliki keistimewaan yang luar biasa. Sejak zaman dahulu,hingga sampai ke orangtua-tua cerita doa Nabi Yusuf AS sudah dikenal sejak turun-temurun. Ada yang menyebut, doa Nabi Yusuf sebagai pemikat wanita, doa nabi yusuf untuk melepas rasa rindu, dan ada juga menilai untuk pengasih sayang dan pemikat wanita dan untuk mencari jodoh. Namun ada pula menilai doa nabi Yusuf untuk mempererat hubungan suami-istri. Begitu besar kekuatannya?
Nah, Apalagi secara jelas dalam kitap suci Al Quran, doa Nabi Yusuf ini memiliki 'rahasia' yang belum banyak diketahui oleh banyak aummat di dunia ini.
Sejauh mana kekuatan doa Nabi
Yusuf AS ini? Ada yang menyebut, bila seseorang lagi rindu dengan sang kekasih, maka dapat membaca doa nabi Yusuf AS ini dengan baik dan benar. Hal ini pernah dialami oleh Nabi Yusuf sendiri, ketika rindu dengan Zulaikha.
Rasa rindu ini juga dapat dilakukan sejauh mana posisi kita baik dekat maupun jauh di seberang lautan atau samudera sekalipun. Begitu besar kasih sayang seseorang dengan istri atau kekasihnya, maka doa Nabi Yusuf ini pun memberikan manfaat dari doa tersebut.Apalagi kita tahu, Nabi Yusuf yangterkenal kegantengan,ternyata juga pernah merindu dengan seseorang. Rasa rindu dengan keluarga atau orangtua di saat kita berada di perantauan juga bisa membaca doa Nabi Yusuf AS ini. Maka,Anda dapat memulai dengan doa ini dengan ucapan yang baik dan ikhlas. Tapi, jika Anda tidak memulai dengan keikhlasan,maka tentu doa ini tidak akan bermanfat sama sekali, hanya sebatas amalan membaca saja. Untuk itu, mulainya membaca doa tersebut dengan ikhlas dan
bersahaja.
Namun, jika Anda berdoa untuk sang kekasih hati, dengan rasa rindu yang sangat dalam, maka amalkan membaca doa Nabi Yusuf ini dengan baik dan benar serta ikhlas. Memang, doa Nabi Yusuf AS tetap diberikan kepada Nabi Yusuf sebagai hamba dan pilihan Allah SWT. Untuk itu, jika digunakan untuk seseorang yang benar-benar dikasihi dan dicintai,maka Anda pun dapat mengamalkannya.
Allah SWT telah menggariskan,dalam Luh MahfuzNya. Maka, jika nama kita tertulis untuk berpasangan dengan dia, maka kehendakNya lah semua akan terjadi. Begitu pula dengan yang telah digariskanNya, apabila nama kita tertulis, niscaya rasa cinta itu akan Allah SWT tanamkan dalam diri kita.
Ingatlah janji Allah SWT bahwa, "Lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula". "Wahai pemuda, jika diantara kamu sudah bersedia untuk menikah, maka menikahlah. Sesungguhnya nikah itu memelihara mata, dan memelihara kemaluan. Maka bila diantara kamu belum sanggup
untuk menikah, maka berpuasalah, karena sesungguhnya puasa sebagai
penahan hawa nafsu" (Hadis).
Amalan Doa Nabi Yusuf AS Dalam Surat Yusuf ayat 4 dan Surat Thahaa ayat 39, sudah dijelaskan, bahwa bagi siapa yang sudah mengamalkan, maka
amalkanlah dengan biak dan benar serta secara ikhlas. InsyaAllah, bila membaca Surat Nabi Yusuf AS ini akan mendekatkan diri kita pada suami atau istri.
Bahkan bermanfaat pula pemikat wanita, dan sebaliknya. Juga untuk anak-anak agar hormat kepada orangtua, dan ada pula untuk menjalin silaturahmi sesama ummat manusia.
Cara Amalan Doa Nabi Yusuf:
1. Banyak cara untuk mengamalkan doa Nabi Yusuf ini. Yang jelas, doa nabi Yusuf ini juga bermanfaat sangat baik, terutama ketika setiap kali bertemu dengan kekasih, isteri, suami, atau orangtua dan keluarga. Jika situasi tersebut, maka bacalah kedua ayat ini dan amalkan dengan sepenuh hati, ikhlas dan benar.
2. Untuk mendapatkan kesempurnaan saat membaca Doa Nabi Yusuf ini, maka hendaklah diamalkan setelah shalat sunnah atau shalat wajib, sebanyak tiga kali.
3. Bacalah dengan lembut dan pelan, tidak perlu membaca dengan kuat. Kalau perlu baca doa Nabi Yusuf ini dengan hati yang lapang dengan tenang. Yakinlah dengan keimanan agar doa ini diterima oleh Allah SWT. Mulailah dengan kesabaran dan berpuasa.
4. Kekuatan doa dan pikiran,memang memang dianjurkan oleh Allah SWT. Apalagi disaat kita memint asesuatu kepadaNya. Namun yang terpenting, sejauh mana kedekatan kita padaNya. Nah, melalui doa ini, setidaknya memberikan hubungan yang penting dengan Allah Yang Maha Besar. Apalagi doa sebagai tindakan nyata sebagai kebutuhan untuk menjalin hubungan dengan Allah.
5. Bersungguh-sungguh berdoa,karena Allah telah mempermudah hambanya untuk menemukan yang terlihat baik dan indah. Dengan kesabaran seperti suatu kebutuhan dan harapan. Maka, "Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu.Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang –orang yang khusyu" (Surat Al-Baqarah:45).
Surah Yusuf Ayat 4
“Idz Qaala Yuusufu Li Abiihi Yaa Abati Inni Ra Aitu Ahada’ Asyara Kaukabauw Wasy syamsa Wal Qamara Ra aituhum Lii Sajidin”
“Ingatlah ketika Yusuf berkata kepada ayahnya,” Wahai Ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas buah bintang, matahari dan bulan kelihatan semuanya sujud kepadaku…”
Kemudian sambung
Surah Thaahaa Ayat 39
“Wa-alqaytu ‘alayka mahabbatan minnii walitushna’a'laa ‘ainii”
Dan aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dariku, dan supaya kamu di asuh di bawah pengawasanku.”(Qs thaahaa:39)
Jika dibaca setiap kali bertemu dengan suami/istri/pacar atau siapa saja yang dikehendaki bacalah kedua ayat tersebut di hadapannya. Tentu saja baca dalam hati saja Insya Allah akan mendapatkan kesan yang baik dari mereka. Jika ingin disayang dalam masyarakat, bacalah kedua ayat ini sehabis sholat sebanyak 3 kali.
Wallahualam.
Rabu, 24 Juli 2013
Manfaat wirid al waqiah
MANFAAT WIRID AL WAQI’AH:
Barangsiapa membaca surat Al-
Waqi’ah pada setiap hari dan
malam sebanyak 40 kali, selama
40 hari pula, maka Allah
rezekinya mengalir terus dari
berbagai penjuru.
Berpuasa selama seminggu
dimulai pada hari Jumat. Setiap
selesai sholat fardhu bacalah
Surat Al-Waqi’ah ini sebanyak 25
kali hingga sampai malam Jumaat
berikutnya. Pada malam Jumaat
berikutnya, selepas sholat
Maghrib bacalah surah ini
sebanyak 25 kali, selepas sholat
Isya’ bacalah surah ini 125 kali
diikuti dengan sholawat Nabi 1000
kali. Setelah selesai amalan,
hendaklah memperbanyakkan
sedekah. Kemudian jadikan surah
ini amalan rutin pada waktu pagi
dan petang. Insya’Allah rezeki
akan mengalir seperti air bah.
Berpuasa selama 7 hari, di mulai
pada hari Jumat berakhir pada
hari Kamis. Puasanya “tidak
memakan sesuatu yang
bernyawa / tidak makan ikan,
daging, segala heiwan, hanya
makan sayur-sayuran saja. Dalam
7 hari itu, sesudah solat fardhu,
membaca surat Al-Waqi’ah
sebanyak 25 kali. Apabila bacaan
tersebut di mulai setelah sholat
fardhu Subuh pada hari Jumaat
pertama, maka diakhirilah
pembacaan Al-Waqi’ah itu pada
setelah fardhu Isya’ pada Jumaat
berikutnya. Pada malam Jumat
terakhir ini hendaklah membaca
surah Al-Waqi’ah sebanyak 125
kali kemudian shlawat 1000 kali.
Insya’Allah tidak akan mengalami
kemiskinan seumur hidup.
Bila orang membiasakan
membaca surat ini setiap malam
satu kali, maka dia dijauhkan dari
kemiskinan. Bila di baca 14 kali
setiap selesai solat Asar, maka
akan memperoleh kekayaan yang
berlimpah ruah. Jika di baca
surah ini sebanyak 41 kali segala
hajat yang berkaitan dengan
rezeki akan terkabul.
Surat ini jika dibaca di sisi
orang yang sedang sekaratul
maut, insyaAllah akan
mempermudah roh keluar dari
jasadnya. Jika dibaca di sisi orang
sakit, diringankan sakitnya. Jika
di tulis, kemudian dipakaikan
kepada orang yang hendak
bersalin, InsyaAllah segera
melahirkan dengan mudah.
Jika membaca surat ini
sebanyak 3 kali selepas solat
subuh dan 3 kali selepas sholat
Isya’. Insya Allah dalam waktu
setahun ia akan di jadikan
seorang hartawan yang
dermawan.
Adapun doa setelah membaca
Surat Al-Waqi'ah lafaznya seperti
dibawah ini:
ِﻢْﺴِﺑ ِﻪّٰﻠﻟﺍ ِﻢْﻴِﺣَّﺮﻟﺍ ِﻦٰﻤْﺣَّﺮﻟﺍ
َّﻢُﻬّٰﻠﻟﺍ ﺎَﻨَّﺑَﺭ ْﻝِﺰْﻧَﺃ َﻦِﻣًﺓَﺪِﺋﺎَﻣﺎَﻨْﻴَﻠَﻋ
ُﻥْﻮُﻜَﺗِﺀﺎَﻤَّﺴﻟﺍ ﺎَﻨَﻟ
َﻚْﻨِﻣًﺔَﻳَﺃَﻭﺎَﻧِﺮِﺧٰﺃَﻭﺎَﻨَﻟَّﻭَﻷﺍًﺪْﻴِﻋ َﺖْﻧَﺃَﻭﺎَﻨْﻗُﺯْﺭﺍَﻭ
َﻦْﻴِﻗِﺯﺍَّﺮﻟﺍُﺮْﻴَﺧ
َّﻢُﻬّٰﻠﻟَﺍ ْﻥِﺇ َﻥﺎَﻛ ﻲِﻓﺎَﻨُﻗْﺯِﺭ ِﺽْﺭَﻷْﺍ ُﻪْﺟِﺮْﺧَﺄَﻓ ْﻥِﺇَﻭ
َﻥﺎَﻛ ﻰِﻓﺎَﻨُﻗْﺯِﺭ ُﻪْﻟِﺰْﻧَﺄَﻓِﺀﺎَﻤَّﺴﻟﺍ
ْﻥِﺇَﻭ َﻥﺎَﻛ ﻰِﻓﺎَﻨُﻗْﺯِﺭ ُﻪْﻌِﻠْﻃَﺄَﻓِﺮْﺤَﺒﻟْﺍَﻭِﺀﺎَﻣْﺍ ْﻥِﺇَﻭ
ُﻪْﺑِّﺮَﻘَﻓﺍًﺪﻴِﻌَﺑﺎَﻨُﻗْﺯِﺭ َﻥﺎَﻛ
ْﻥِﺇَﻭ َﻥﺎَﻛ ُﻩْﺮِﺜْﻛَﺄَﻓﺎﻨَﻠْﻴِﻠَﻗﺎَﻨُﻗْﺯِﺭ ْﻥِﺇَﻭ َﻥﺎَﻛ
َﻥَﺮِﺴَﻋَﺃﺎَﻨُﻗْﺯِﺭ ُﻩﺮِّﺴَﻴَﻓ ِﻪْﻴَﻟِﺇﺎَﻨْﻠُﻘْﻨَﺘﻟْﺍَﻭﺎَﻨَﻟ
ُﺙِﺈَﺣ َﻥﺎَﻜَﻣ َﻚِﻠْﺼَﻔِﺑ َﻙِﺩﺎُﺟَﻭ َﻚِﻣَﺮَﻛَﻭ َﻚِﺘَﻤْﺣﺮِﺑ
َﻦْﻴِﻤِﺣﺍَّﺮﻟﺍ َﻢَﺣْﺭَﺍﺎَﻳ
Bismillahir rahmanir rahiim
Allahumma rabbanaa anzil
'alainaa maa 'idatam minas
samaai takuunu lanaa 'iidal li
awwalinaa
wa aakhirinna wa aayatam minka
warzuqnaa wa anta khairur
raaziqiin.
Allahumma inkaana rizqunaa fil
ardhi fa akhrijhu wa inkaana
rizqunaa fis samaai fa anzilhu
wa inkaana rizqunaa fil maai wal
bahri fa athli'hu wa inkaana
rizqunaa ba'iidan faqarribhu
wa inkaana rizqunaa qaliilan fa
aktsirhu wa inkaana rizqunaa
a'asiran fayassirhu lanaa wal
tanqulnaa ilaihi haitsu
maakaana bifadh-lika wajuudika
wakaramika birahmatika yaa
arhamar rahimin.
Artinya:
"Dengan menyebut nama Allah
yang maha Pemurah dan Pengasih"
"Ya Allah, turunkanlah untuk kami
hidangan dari langit yang akan
menjadi hari raya bagi kami, yaitu;
bagi orang-orang yang bersama
kami, dan yang hidup sesudah
kami, serta menjadi bukti
kekuasaan-Mu, berilah rezeki
bagi kami, karena Engkau sebaik-
baik pemberi rezeki."
"Ya Allah, jika rezeki untuk kami
berada dilangit, segeralah
diturunkan, jika berada di bumi,
segeralah dikeluarkan,
jika berada di dalam air dan lautan
segeralah ditampakkan padaku, jika
rezeki untuk kami berada di tempat
yang jauh,
segeralah didekatkan padaku, jika
keadaannya hanya kecil/sedikit,
maka tambahkanlah yang besar/
banyak, dan jika jalannya
sulit sampai pada kami, maka
buatlah kemudahan bagi kami,
serta pindahkanlah rezeki itu ke
tempat kami (dimana kami
berada),
dengan fadhal, belas kasihan serta
kemurahan Engkau, dan dengan
rahmat Engkau hai Zat Yang
paling belas-kasihan.
Selasa, 23 Juli 2013
RAHASIA SURAT AL FATIHAH
RAHASIA SURAH AL FATIHAH
Betapa besar kebutuhan manusia kepada hidayah ini, maka mereka diperintahkan agar senantiasa membaca doa ini dalam shalat. Tidak ada sesuatu yang lebih ia butuhkan dari pada apa yang terkandung dalam doa ini. Sehingga wajib kita ketahui, dengan kemurahan
Allah, Dia menjadikan doa ini sebagai sarana penting memperoleh kebaikan yang terhindar dari keburukan Allah SWT Berfirman artinya :
Tunjukilah kami jalan yang lurus,
(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. (QS. Al-Fatihah:
6-7)
Seseorang yang senantiasa membaca surat al-Fatihah yang di dalamnya terdapat doa permohonan hidayah kepada Shiratal Mustaqim diatas,adalah orang yang tau akan kelemahan dirinya dan besarnya kebutuhan dirinya dalam menjalani kehidupan ini supaya sesuai dengan keridhaan Allah Taala.
Ia sangat butuh kepada pengetahuan terhadap perintah-perintah dan larangan-larangan yang telah Allah tetap atas dirinya, yang jumlahnya sebanyak bintang di langit. �Lalu ia butuh agar Allah ilhamkan semangat dan keinginan untuk mengerjakannya.
Kemudian ia juga butuh kepada qudrah (kemampuan) untuk mengerjakan semua itu. Jika ini terpenuhi,selanjutnya ia butuh agar bisa istiqamah dan teguh melaziminya hingga akhir hayat. Dan terakhir kesempurnaan hidayah di dunia tersebut berlanjut di akhriat, yakni ia memperoleh petunjuk untuk menempuh jalan ke surga. Sehingga sempurnalah kebaikan dirinya di dunia dan akhirat.
Karena jika Allah telah menunjukinya kepada jalan yang lurus, maka Allah akan menolongnya dalam menjalankan ketaatan kepada-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Sehingga ia tidak akan tertimpa keburukan,baik di dunia maupun di akhirat.
Bersikap sesuai dengan keridhaan Allah, yakni sesuai ketentuan Islam yang diajarkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, merupakan sebab kebaikan seseorang di dunia dan akhirat. Sedangkan menyimpang darinya merupakan sebab keburukan baginya di dunia dan akhirat. Dan sesungguhnya keburukan itu akibat dari dosa. Sementara berdosa merupakan kebiasaan manusia. Sehingga ia membutuhkan hidayah
setiap saat.Hidayah ini lebih dibutuhkan olehnya dari makan, minum, dan oksigen.Karena kalau seseorang tidak dapat makan, minum, dan oksigen resikonya adalah kematian di dunia. Sedangkan jika kehilangan hidayah maka resikonya adalah kehancuran hidup di dunia dan akhirat. Di dunia ia mendapat berbagai musibah dan kekacauan. Sementara di akhirat ia mendapat siksa yang tiada tara. Semua itu sebagai akibat dari dosanya Hidayah kepada Shiratal Mustaqim,maksudnya adalah melazimi agama Islam dan meninggalkan agama-agama selainnya. Sedangkan hidayah dalam Shiratal Mustaqim mencakup hidayah untuk mengetahui dan mengamalkan rincian dari ajaran dien (agama ini). Maka doa ini termasuk doa yang paling lengkap dan paling dibutuhkan oleh seorang hamba. Karenanya, setiap insan wajib berdoa kepada Allah dengan doa ini pada setiap rakaat shalatnya, karena sangat butuh terhadapnya Sesungguhnya orang yang tak mau membaca Al-Fatihah berarti ia tak menjalankan shalat. Karena tidak sah shalat seseorang kecuali dengan membaca surat Al-Fatihah.
Jumat, 05 Juli 2013
Mari aminkan doa ini
MARI KITA AAMIIN-KAN DOA INI ,,,
Ya Allah,,,
Jadikanlah hari ini ,
Hari yang penuh berkah,
Hari yang terjauh dari mara bahaya,,
Hari yang mendapat Rezeki halal,
Hari mendapat Ilmu yang bermanfaat,
Hari Yang baik dari hari sebelumnya.
Ya Allah...
Berikan yang membaca status ini
keselamatan, Kesehatan, Rizki yang
melimpah
Ubahlah kesedihan siapapun yang
membaca doa ini menjadi kebahagiaan..
Dan ubahlah setiap air mata yang
mengalir dipipi menjadi karunia_MU
dalam hidup kami..
Jadikanlah airmata-airmata yang
mengalir ini, menjadi butiran mutiara
kehidupan bagi kamii..
Ya Allah...
✽ Muliakanlah orang yang membaca
status ini
✽ Lapangkanlah hatinya
✽ Bahagiakanlah keluarganya
✽ Luaskan rezekinya seluas lautan
✽ Mudahkan segala urusannya
✽ Kabulkan cita-citanya
✽ Jauhkan dari segala Musibah
✽ Jauhkan dari segala Penyakit,
Fitnah, Prasangka Keji, Berkata
Kasar, dan Mungkar
✽ Dan dekatkanlah
jodohnya .........Aamiin Allahumma
Aamiin .
Minggu, 16 Juni 2013
Doa harian
Bagi yang membaca blog ini sempatkanlah untuk menulis
‘‘Aamiin’’
dikolom komentar like share ya..
Ya ALLAH berikanlah kami
kesempatan untuk mengunjungi
Baitullah dan Mencium Hajar Aswad..
klik " SUKA" jika kita Ingin
mengunjungi baitullah.
dan komentar "Aamiin " untuk ikut berpartisipasi dalam doa ini.
Semoga ALLAH Subhanahu Wa
Ta'alaT,selalu mengabulkan semua Do'a Dan Harapan Kita..
Aamiin ya Rabbal'alamin..
Jumat, 07 Juni 2013
Doa harian
Menangislah di saat bisa menangis.
Itu pendapat sebagian orang bijak.
Sebab, menangis bisa sedikit
melepas beban.
Namun, menangis yang satu ini
memang tangisan asli, tangisan
abadi yang tidak akan pernah lagi
berganti tawa, yaitu ketika
dipertontonkan ulang sandiwara
kehidupan yang manusia mainkan
kemudian. Ia dihadapkan pada
ancaman keabadian siksa negeri
akhir. Demi Allah, wahai hatiku,
segeralah menemui Allah sebelum
semuanya menjadi terlambat.
Sekali lagi, demi Allah, wahai hatiku,
segeralah menemui Allah sebelum
semuanya menjadi terlambat.
Allah takkan membuat kita hina
meski berkali-kali kita menyakiti-
Nya. Allah pun takkan membuat kita
sengsara walau kita telah berkali-
kali mendurhakai-Nya. Asalkan, kita
mau mendekati-Nya, sujud
tersungkur di hadapan-Nya.
Barulah Dia akan mengangkat
derajat kita setinggi-tinggi-Nya
tanpa ada suatu Azab yang
memberatkan kita. Sekali lagi, demi
Allah, wahai hatiku, segeralah
menemui Allah sebelum semuanya
menjadi terlambat. Semoga Allah
memberikan petunjuk bagi siapa
saja yang ingin bertaubat kepada-
Nya. Aamiin...