Jumat, 30 Agustus 2013

DOA NABI ADAM DAN NABI QIDIR

DOA NABI ADAM DAN NABI KHIDIR SERTA SEBUAH FAEDAH

ﻢﺴﺑ ﻪﻠﻟﺍ ﻦﻤﺣﺮﻟﺍ ﻢﻴﺣﺮﻟﺍ
ﺀﺎﻋﺩ ﻲﺒﻧ ﻡﺩﺁ ﻪﻠﻟﺍ ﻪﻴﻠﻋ ﻡﻼﺴﻟﺍ

Doa Nabi Adam – semoga salam tetap atas beliau –

َّﻢُﻬَّﻠﻟَﺍ َﻚَّﻧِﺇ ُﻢَﻠْﻌَﺗ ْﻱِّﺮِﺳ ُﻢَﻠْﻌَﺗَﻭ ،ْﻲِﺗَﺭِﺬْﻌَﻣ ْﻞَﺒْﻗﺎَﻓ ْﻲِﺘَﻴِﻧَﻼَﻋَﻭ
ْﻲِﺘَﺟﺎَﺣ ُﻢَﻠْﻌَﺗَﻭ ،ْﻲِﻟْﺆُﺳ ْﻲِﻨَﻄْﻋَﺄَﻓ ﺎَﻣ ْﻲِﺴْﻔَﻧ ْﻲِﻓ ْﻲِﻟْﺮِﻔْﻏﺎَﻓ
،ْﻲِﺒْﻧَﺫ َّﻢُﻬَّﻠﻟَﺍ ْﻲِّﻧِﺇ َﻚُﻟَﺄْﺳَﺃ ﺎًﻧﺎَﻤْﻳِﺇ ﺎًﻤِﺋﺍَﺩ ُﺮِﺷﺎَﺒُﻳ ،ْﻲِﺒْﻠَﻗ
َﻚُﻟَﺄْﺳَﺃَﻭ ﺎًﻨْﻴِﻘَﻳ ﺎًﻗِﺩﺎَﺻ ﻰَّﺘَﺣ ُﻪَّﻧَﺃ َﻢَﻠْﻋَﺃ ْﻦَﻟ ْﻲِﻨَﺒْﻴِﺼُﻳ َّﻻِﺇ ﺎَﻣ
ُﻪَﺘْﺒَﺘَﻛ ،َّﻲَﻠَﻋ ﺎَﻤِﺑ ﺎَﺿِّﺮﻟﺍَﻭ ْﻲِﻟ ُﻪَﺘْﻤَﺴَﻗ ﺎَﻳ ﺍَﺫ ِﻝَﻼَﺠْﻟﺍ
ِﻡﺍَﺮْﻛِﻹْﺍَﻭ.

Artinya:

Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Tahu keadaaan batin dan zahirku, maka terimalah alasanku, dan Engkau Maha Tahu akan hajat / keperluanku maka berilah aku segala permintaanku, dan Engkau Maha Tahu akan apa yang ada dalam diriku maka ampunilah dosaku.Ya Allah, aku memohon kepada-Mu iman yang langgeng yang selalu melekat pada hatiku, dan aku memohon keyakinan yang sunguh-sungguh hingga aku tahu bahwa tidak akan menimpaku kecuali apa-apa yang telah Engkau tetapkan kepadaku, dan aku memohon kerelaan atas apa yang Engkau bagikan kepadaku, wahai Yang Maha memiliki keagungan dan kemuliaan.

(dalam kitab Al-Maslakul Qoriib karya Al-Habib Thohir bin Husain bin Thohir terdapat tambahan seperti di bawah ini):
َّﻢُﻬَّﻠﻟَﺍ ْﻞِﻃَﺃ ْﻱِﺮْﻤُﻋ ﻲِﻓ َﻚِﺘَﻓِﺮْﻌَﻣَﻭ َﻚِﺘَﻋﺎَﻃ ْﺄَﻠْﻣﺍَﻭ َﻦِﻣ ْﻲِﺒْﻠَﻗ
ِﻦْﻴِﻘَﻴْﻟﺍ ﺎَﻣ ُﻥْﻮُﻬَﺗ ِﻪِﺑ ُﺐِﺋﺎَﺼَﻣ ْﻥِّﻮَﻫَﻭ ﺎَﻴْﻧُّﺪﻟﺍ َّﻲَﻠَﻋ َﺓَﺮْﻜَﺳ
ْﻢِﺘْﺧﺍَﻭ ِﺕْﻮَﻤْﻟﺍ ﻰَﻨْﺴُﺤْﻟﺎِﺑ ْﻲِﻟ ْﻲِﻨْﻗُﺯْﺭﺍَﻭ َﺔَﻘَﻓﺍَﺮُﻣ ٍﺪَّﻤَﺤُﻣ َﻚِّﻴِﺒَﻧ
ﻰَّﻠَﺻ ُﻪﻠﻟﺍ َﻢَّﻠَﺳَﻭ ِﻪْﻴَﻠَﻋ ِﺓَﺮِﺧﻵْﺍ ﻲِﻓ ﻲِﻓ ِﺔَّﻨَﺟ ِﺪْﻠُﺨْﻟﺍ
ْﻲِﻨْﻤِّﻌَﻧَﻭ ِﺮَﻈَّﻨﻟﺍ ِﺓَّﺬَﻠِﺑ َﻚِﻬْﺟَﻭ ﻰَﻟِﺇ ِﻢْﻳِﺮَﻜْﻟﺍ

Artinya:

Ya Allah, panjangkanlah umurku dalam ketaatan kepada-Mu dan mengenal-Mu, dan penuhilah hatiku dengan keyakinan yang mana dengannya menjadi ringanlah segala musibah dunia , dan ringankanlah atasku sekaratul maut, dan tutuplah usiaku dengan keadaan yang terbaik, dan rezqikanlah aku pertemanan dengan Nabi-Mu Muhammad – semoga Allah selalu melimpahkan salawat dan salam – di akhirat dalam surga khuldi dan berilah aku nikmat dengan memandang ‘wajah’-Mu yang mulia.

Keterangan:

Diriwayatkan oleh Aisyah – semoga Allah meridhoinya – bahwa ketika Allah berkehendak untuk menerima taubat Nabi Adam, beliau tawaf mengelilingi ka’bah 7 kali kemudian beliau salat dua rakaat lalu membaca doa di atas.

Kemudian Allah mewahyukan kepada Nabi Adam: “Aku telah ampuni engkau, dan tidaklah seorang dari keturunanmu yang membaca doa seperti yang engkau baca itu kecuali Aku akan mengampuni dosanya, aku singkap segala keluh kesahnya,dan aku cabut kefakira dari hadapannya, dan aku akan berniaga untuknya dibalik segala para saudagar, dan dunia akan datang kepadanya mau atau tidak mau, walaupun ia tidak menginginkannya.”[1]
ِﺝَﺮَﻔْﻟﺍ ُﺀﺎَﻋُﺩ ﻭَﺃ ِﺮِﻀَﺨﻟﺍ ُﺀﺎَﻋُﺩ ﻪﻴﻠﻋ ﻡﻼﺴﻟﺍ

Doa Kelapangan atau Doa Nabi Khidhir

– semoga salam tetap terlimpah atas beliau[2] –
َﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺎَﻤَﻛ ْﻲِﻓ َﺖْﻔَﻄَﻟ َﻥْﻭُﺩ َﻚِﺘَﻤَﻈَﻋ ،ِﺀﺎَﻔَﻄُّﻠﻟﺍ َﺕْﻮَﻠَﻋَﻭ
َﻚِﺘَﻤَﻈَﻌِﺑ َﺖْﻤِﻠَﻋَﻭ ،ِﺀﺎَﻤَﻈُﻌْﻟﺍ ﻰَﻠَﻋ ﺎَﻣ َﻚِﺿْﺭَﺃ َﺖْﺤَﺗ َﻚِﻤْﻠِﻌَﻛ
ﺎَﻤِﺑ ُﺱِﻭﺎَﺳَﻭ ْﺖَﻧﺎَﻛَﻭ ،َﻚِﺷْﺮَﻋ َﻕْﻮَﻓ ِﺔَﻴِﻧَﻼَﻌْﻟﺎَﻛ ِﺭْﻭُﺪُّﺼﻟﺍ
،َﻙَﺪْﻨِﻋ ِّﺮِّﺴﻟﺎَﻛ ِﻝْﻮَﻘْﻟﺍ ُﺔَﻴِﻧَﻼَﻋَﻭ َﺩﺎَﻘْﻧﺍَﻭ ،َﻚِﻤْﻠِﻋ ْﻲِﻓ ٍﺀْﻲَﺷ ُّﻞُﻛ
َﻊَﻀَﺧَﻭ َﻚِﺘَﻤَﻈَﻌِﻟ ْﻱِﺫ ُّﻞُﻛ ٍﻥﺎَﻄْﻠُﺳ ،َﻚِﻧﺎَﻄْﻠُﺴِﻟ ُﺮْﻣَﺃ َﺭﺎَﺻَﻭ
ﺎَﻴْﻧُّﺪﻟﺍ ِﺓَﺮِﺧﻵْﺍَﻭ ْﻞَﻌْﺟِﺍ ،َﻙِﺪَﻴِﺑ ْﻦِﻣ ْﻲِﻟ ٍّﻢَﻫ ِّﻞُﻛ ُﺖْﻴَﺴْﻣَﺃ /
[3]ُﺖْﺤَﺒْﺻَﺃ ِﻪْﻴِﻓ ﺎًﺟَﺮَﻓ .ﺎًﺟَﺮْﺨَﻣَﻭ َّﻢُﻬَّﻠﻟَﺍ َﻙَﻮْﻔَﻋ َّﻥِﺇ ْﻦَﻋ
،ْﻲِﺑْﻮُﻧُﺫ َﻙَﺯُﻭﺎَﺠَﺗَﻭ ،ْﻲِﺘَﺌْﻴِﻄَﺧ ْﻦَﻋ َﻙَﺮْﺘَﺳَﻭ ﻰَﻠَﻋ ِﺢْﻴِﺒَﻗ
ْﻲِﻨَﻌَﻤْﻃَﺃ ،ْﻲِﻠَﻤَﻋ َﻚَﻟَﺄْﺳَﺃ ْﻥَﺃ ﺎَﻣ َﻻ ﺎَّﻤِﻣ ُﻪُﺒِﺟْﻮَﺘْﺳَﺃ ُﺕْﺮَّﺼَﻗ
،ِﻪْﻴِﻓ َﻙْﻮُﻋْﺩَﺃ ،ﺎًﻨِﻣﺁ ،ﺎًﺴِﻧْﺄَﺘْﺴُﻣ َﻚُﻟَﺄْﺳَﺃَﻭ ُﻦِﺴْﺤُﻤْﻟﺍ َﻚَّﻧِﺇَﻭ َّﻲَﻟِﺇ
ُﺀْﻲِﺴُﻤْﻟﺍ ﺎَﻧَﺃَﻭ ﻰَﻟِﺇ ﺎَﻤْﻴِﻓ ْﻲِﺴْﻔَﻧ ْﻲِﻨْﻴَﺑ ،َﻚَﻨْﻴَﺑَﻭ ُﺩَّﺩَﻮَﺘَﺗ َّﻲَﻟِﺇ
َﻊَﻣ َﻚِﺘَﻤْﻌِﻨِﺑ َﻙﺎَﻨِﻏ ،ْﻲِّﻨَﻋ ُﺾَّﻐَﺒَﺗَﺃَﻭ َﻚْﻴَﻟِﺇ َﻊَﻣ ْﻲِﺻﺎَﻌَﻤْﻟﺎِﺑ
ْﻱِﺮْﻘَﻓ ِﻦِﻜَﻟَﻭ ،َﻚْﻴَﻟِﺇ ُﺔَﻘِّﺜﻟﺍ َﻚِﺑ ْﻲِﻨْﺘَﻠَﻤَﺣ ِﺓَﺀﺍَﺮَﺠْﻟﺍ ﻰَﻠَﻋ
ْﺪُﻌَﻓ ،َﻚْﻴَﻠَﻋ َﻚِﻠْﻀَﻔِﺑ َﻚِﻧﺎَﺴْﺣِﺇَﻭ َّﻲَﻠَﻋ ْﺐُﺗَﻭ َﻚَّﻧِﺇ َّﻲَﻠَﻋ َﺖْﻧَﺃ
ُﺏﺍَّﻮَّﺘﻟﺍ ُﻢْﻴِﺣَّﺮﻟﺍ .
Artinya: Ya Allah, sebagaimana Engkau bersikap lemah lembut dalam keagungan- Mu melebihi segala yang lemah lembut, dan Engkau Maha Tinggi degan kegungan-Mu atas segala yang agung, dan Engkau Maha Mengetahui apa yang aada di dalam buni-Mu sebagaimana Engkau mengetahui apa yang ada di atas ‘arsy-Mu, dan bisikan hati di sisi-Mu sama seperti ucapan terang-terangan, dan ucapan terang- terangan sama di sisi-Mu dengan bisikan hati, dan tunduklah segala sesuatu kepada keagungan-Mu, dan merendahlah segala yang memiliki kekuasaan kepada kekuasaan-Mu, dan jadilah perkara dunia dan akhirat berada di tangan-Mu, jadikanlah bagiku dari segala keluh-kesah yang menimpaku pada sore / pagi hari kelapangan dan jalan keluar darinya. Ya Allah, sesungguhnya kemaafan-Mu atas dosa-dosaku, dan penghapusan-Mu atas semua kesalahanku, dan penutupan-Mu atas perbuatan burukku, kesemuanya itu mendorongku untuk memohon kepada-Mu apa-apa yang aku tak pantas menerimanya dari apa-apa yang aku teledor padanya, aku memohon kepada-Mu dalam keadaan aman, dan aku meminta kepada-Mu denga keadaan rasa senang hati, sedangkan Engkau adalah selalu berbuat baik kepadaku, dan aku selalu berbuat jahat terhadap diriku sendiri dalam masalah yang menyangkut hubungan aku dengan Engkau, Engkau selalu membuatku menyayangi-Mu dengan senantiasa memberi nikmat-Mu kepadaku meskipun Engkau tidak membutuhkan aku, dan aku selalu membuat-Mu murka dengan bermaksiat kepada-Mu, akan tetapi kepercayaanku kepada-Mu membawaku untuk berani (memohon) kepada-Mu, maka jenguklah aku dengan karunia dan kebaikan-Mu kepadaku, dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat, lagi Maha Penyayang.

Keterangan: Diriwayatkan bahwa
barangsiapa yang membaca doa tersebut pagi dan sore maka akan gugurlah dosa-dosanya, dan langgenglah kebahagiaannya, dihapuskanlah segala kesalahannya, dikabulkan doanya,diluaskan rezqinya, diberikan segala cita-citanya, ditolong atas segala musuhnya,dan ditulis di sisi Allah sebagai seorang shiddiq (yang amat tinggi / kuat keimanannya), dan tidaklah ia mati kecuali dalam keadaan syahid.

Sebuah Faedah Dikatakan oleh Asy-Syeikh Al-Bujairimiy dari As-Sayyid Ahmad Zarruq:

“Diriwayatkan dalam sebuah hadits bahwa barang siapa yang membaca antara terbit fajar dengan salat fardhu subuh bacaan berikut:
َﻥﺎَﺤْﺒُﺳ ِﻪﻠﻟﺍ ِﻢْﻴِﻈَﻌْﻟﺍ َﻥﺎَﺤْﺒُﺳ ،ِﻩِﺪْﻤَﺤِﺑَﻭ ْﻦَﻣ َﻻَﻭ ُّﻦُﻤَﻳ ُّﻦَﻤُﻳ
،ِﻪْﻴَﻠَﻋ َﻥﺎَﺤْﺒُﺳ ْﻦَﻣ َﻻَﻭ ُﺮْﻴِﺠُﻳ ُﺭﺎَﺠُﻳ ،ِﻪْﻴَﻠَﻋ َﻥﺎَﺤْﺒُﺳ َﻻ ْﻦَﻣ ُﺃَﺮْﺒُﻳ
َﻦِﻣ ِﺓَّﻮُﻘْﻟﺍَﻭ ِﻝْﻮَﺤْﻟﺍ َﻥﺎَﺤْﺒُﺳ ،ِﻪْﻴَﻟِﺇ َّﻻِﺇ ِﻦَﻣ ُﺢْﻴِﺒْﺴَّﺘﻟﺍ ُﻪْﻨِﻣ ًﺔَّﻨِﻣ
ﻰَﻠَﻋ َﺪَﻤَﺘْﻋﺍ ِﻦَﻣ َﻥﺎَﺤْﺒُﺳ ،َﻪْﻴَﻠَﻋ ْﻦَﻣ ُﺢِّﺒَﺴُﻳ ٍﺀْﻲَﺷ ُّﻞُﻛ
،ِﻩِﺪْﻤَﺤِﺑ َﻚَﻧﺎَﺤْﺒُﺳ َﻻ َﻪَﻟِﺇ َﺖْﻧَﺃ َّﻻِﺇ ﺎَﻳ ْﻦَﻣ ُﺢِّﺒَﺴُﻳ ُﻪَﻟ ُﻊْﻴِﻤَﺠْﻟﺍ
َﻙِﻮْﻔَﻌِﺑ ْﻲِﻨْﻛَﺭﺍَﺪَﺗ ٌﻉْﻭُﺰَﺟ ِﻲِّﻧِﺈَﻓ .
Artinya: Maha Suci Allah Yang Maha Agung dan bagi-Nya segla puji, Maha Suci Allah Dzat Yang Maha Memberi dan tidak diberi, Maha Suci Allah Dzat Yang menolong dan tidak ditolong, Maha Suci Allah Dzat Yang tidak daya upaya dan kekuatan hanya dari-Nya, Maha Suci Allah Dzat Yang mana tasbih merupakan pemberian dari-Nya kepada orang yang selalu berpegang kepada-Nya, Maha Suci Allah Dzat Yang mana segala sesuatu bertasbih dengan memuji-Nya, Maha Suci Engkau yang mana tiada Tuhan selain Engkau, wahai Dzat Yang mana segala sesuatu bertasbih kepada-Nya,selamatkanah aku dengan maaf-Mu,sebab aku adalah makhluk yang sering berkeluh-kesah.

Kemudian ia beristighfar /memohon ampun 100 kali (dengan kalimat Astaghfirulloh atau Astaghfirullohal ‘Azhiim atau semacamnya), maka tidaklah sampai 40 hari kecuali dunia dan segala isinya akan datang kepadanya dengan izin Allah[4]. Semua itu dengan syarat taqwa kepada Allah dan keyakinan yang kuat kepada kekuasaan Allah. Yakni melaksanakan segala perintah-Nya (baik yang wajib maupun yang sunnah) dan meninggalkan segala larangan-Nya (baik yang haram maupun yang makruh).

[1] Dikutip dari Ichyaa’ ‘Uluumid Diin karya Al-Imam Al-Ghozzaliy jilid 1 halaman 319,dan Al-Maslakul Qoriib karya Al-Habib Thohir bin Husain bin Thohir, halaman 75 – 76. (penulis dan penerjemah)

[2] Tersebut dalam Ichyaa’u ‘ulumiddiin karya Al-Imam Al-Ghozzaliy jilid 2 halaman 347, dan Al-Maslakul Qoriib halaman 66 – 67.

[3] Jika doa ini dibaca sore hari maka menggunakan kata amsaytu, sedang jika dibaca pagi hari maka hendaklah menggunakan kata ashbachtu. (penulis & penerjemah)

[4] Dikutip dari kitab Marooqil ‘Ubuudiyyah karya Asy-Syekh Nawawi Al-Banteniy Al-Jaawiy, yang merupakan syarah / komentar atas kitab Bidaayatul Hidaayah karya Al-Imam Al-Ghozzaliy,halaman 26.

SURAT ALAM NASYRAH DAN FAIDAHN YA

KEUTAMAAN SURAT ALAM NASYRAH

Surat ini termasuk Surat yang diturunkan di Mekkah (Makiyyah) Terdiri dari 8 ayat

ْﻢَﻟَﺃ َﻚَﻟ ْﺡَﺮْﺸَﻧ َﻙَﺭْﺪَﺻ
1. “Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu.”
Makna Ayat

Bukankah kami telah mengembirakan hatimu wahai Muhammad ??, dengan mengangkatmu menjadi seorang Nabi, kau mendapat petunjuk setelah sebelumnya hatimu penuh nestapa. Sekarang hatimu telah dipenuhi oleh kasih sayang, dan penuh kelembutan. Bukankah kau sekarang kau telah menjelma menjadi manusia yang paling bahagia, paling ridha, paling senang setelah sebelumnya kau mendapat banyak kesedihan, nestapa dan duka.

ﺎَﻨْﻌَﺿَﻭَﻭ َﻚﻨَﻋ َﻙَﺭْﺯِﻭ
2. “Dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu.”
Makna Ayat

Kami pun telah menghilangkan semua duka, kami pun telah mengampunimu semua dosamu baik yang lalu maupun yang akan datang. Kami telah ridha kepadamu sekaligus ampunan dan kasih sayang tercurah padamu.

ﻱِﺬَّﻟﺍ َﺾَﻘﻧَﺃ َﻙَﺮْﻬَﻇ
3. “Yang memberatkan punggungmu.”
Makna Ayat

Yaitu kebimbangan yang kau alami sebelumnya, ketika kau risau mencari jawaban sebelum kau ditunjuk menjadi seorang Nabi. Saat itu kau belum diperintah untuk melakukan ibadah dan meninggalkan semua larangan-Ku.Karena kau saat itu belum tahu apapun.

ﺎَﻨْﻌَﻓَﺭَﻭ َﻙَﺮْﻛِﺫ َﻚَﻟ
4. “Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu.”
Makna Ayat

Aku tinggikan derajatmu, dan kau bersamaKu saat ini sama-sama dipuji semua orang, baik dalam Azan, shalat maupun ketika dalam tasyahud dalam shalat.

َّﻥِﺈَﻓ َﻊَﻣ ِﺮْﺴُﻌْﻟﺍ ﺍًﺮْﺴُﻳ
5. ”Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”
Makna Ayat

Karena dalam kesulitan pasti ada kemudahan, setelah nestapa mucul kebahagiaan, setelah duka pasti datang kegembiraan. Seperti halnya setelah malam munculah cahaya siang. Karena kesulitan pastilah sirna dan tidak mungkin selamanya menetap pada diri seseorang begitu pula nestapa tidak akan bertahan selamanya.

َّﻥِﺇ َﻊَﻣ ِﺮْﺴُﻌْﻟﺍ ًﺮْﺴُﻳﺍ
6. “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”
Makna Ayat
Semua jenis kesulitan pastilah hanya satu rasa saja (yaitu sakit),sedangkan kemudahan itu akan dirasakan dua macam (yaitu kegembiraan ketika terlepas dari kesulitan itu, dan kedua adanya kegembiraan dalam hati). Dengan demikian kesulitan itu pastilah akan dikalahkan oleh kemudahan. Maka berilah kegembiraan bagai orang- orang yang dalam kesulitan, bahwa kemudahan itu pasti akan datang.

ﺍَﺫِﺈَﻓ َﺖْﻏَﺮَﻓ ْﺐَﺼﻧﺎَﻓ
7. “Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.”
Makna Ayat

A.Ketika kau selesai dalam urusan dunia, bersungguhlah kemudian dalam ibadah dan kataatan lainnya.Perbanyaklah shalat sunnat, berbuat kebajikan dan tambahlah dengan amal soleh lainnya.

B. Setelah kau selesai melaksanakan shalat, berdoalah dengan penuh kesungguhan sesudahnya.

ﻰَﻟِﺇَﻭ َﻚِّﺑَﺭ ْﺐَﻏْﺭﺎَﻓ
8. “Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”
Makna Ayat Hanya kepada Allah saja kau berharap dan buka pada selain-Nya. Banyaklah melakukan kebaikan yang dilandasi rasa senang dan cinta kepada Allah Swt.

Kesimpulan

1. Ayat ini menjelaskan kemuliaan yang diberikan Allah Swt kepada Nabi Saw, yang antara lain berupa kebahagiaan setelah sebelumnya penuh nestapa, ampunan Allah kepada Nabi Saw dari semua dosa baik yang lalu atau yg akan datang, dan diangkatnya derajat Nabi.

2. Kegembiraan bagi seorang mukmin ketika terlepas dari duka nestapa dalam rangka memperjuangkan kemuliaan agama Islam.

3. Setelah kesulitan pastilah ada kegembiraan dan ini menjadi sunatullah selamanya. Tidak ada seseorang yang terus menerus dirundung malang tanpa berkesudahan.

4. Kehidupan seorang muslim bukan untuk bermain-main, hidup tanpa arti, atau hanya berbuat keburukan saja. Hendaknya terus berbuat yang terbaik, selalu berbuat yang berarti, bermanfaat, dan selalu memberi kualitas pada hidup atau memberi manfaat dan kualitas bagi dirinya, bagi masyarakatnya dan bagi agama Islam umumnya.

Yang benar datang dari Allah dan
Rasul-nya sedangkan kesalahan adapada diri saya saja

Semoga bermanfaat

Selasa, 27 Agustus 2013

AMALAN DAN KASIAT SURAT YUSUF

Assalamualaikum Wr. Wb.
Sobat muslim, Al-Qur'an merupakan salah satu anugerah dari Allah SWT kepada seluruh umat islam yang tak ternilai harga nya. Selain menjadi pedoman hidup, masih ada banyak sekali manfaat dari Al-Qur'an untuk seluruh manusia terutama kaum muslim.
nah, kali ini saya akan sedikit
berbagi ilmu dan pengetahuan kepada anda-anda sekalian tentang satu manfaat tersembunyi di dalam Al-Qur'an. Salah satunya ada di Surat Yusuf tepatnya di ayat ke empat.
Apa faedah nya?